Wamendag RI meninjau sejumlah ruangan dan laboratorium MAN 2 Kota Malang
Malang, Bhirawa
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri BA MSc memberikan motivasi dan pembekalan karakter kepada siswa MAN 2 Kota Malang. Dalam arahannya, Wamendag menekankan bahwa capaian akademik yang tinggi wajib diimbangi dengan budi pekerti, sopan santun, serta lingkungan belajar yang bebas dari perundungan (bullying).
Di hadapan para siswa, guru, serta jajaran Pemerintah Kota Malang yang dipimpin Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wamendag membagikan sejumlah resep sukses dalam meraih cita-cita dan menembus perguruan tinggi terkemuka di dunia.
”Pertama, kita harus mengawali hari dengan rasa syukur. Kedua, harus selalu proaktif (proactive) dalam mengambil peluang belajar. Dan ketiga, kita harus berani keluar dari zona nyaman (get comfortable with the uncomfortable) agar bisa bertumbuh,” papar Wamendag.
Meski demikian, Wamendag mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual dan nilai akademis yang bagus tidak akan sempurna tanpa ditopang oleh Emotional Quotient (EQ) serta integritas moral yang baik.
Secara khusus, Wamendag meminta agar interaksi antar-siswa di lingkungan sekolah senantiasa didasari rasa saling menghormati dan menyayangi, serta menghentikan segala bentuk tindakan perundungan.
”Tinggikan budi pekerti dan sopan santun. Kakak kelas harus membimbing dan merangkul adiknya, tidak boleh ada lagi bullying. Keberhasilan masa depan sangat ditentukan oleh bagaimana kita mampu bekerja sama dan menghargai keberagaman,” tegasnya.mut






