kebijakan penyediaan ragam beasiswa ini merupakan wujud tata kelola keuangan universitas yang inklusif dan berkeadilan
Kota Malang, Bhirawa
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengambil langkah strategis dengan memastikan ketersediaan puluhan ragam beasiswa inklusif untuk menyambut lebih dari 6.000 mahasiswa baru. Langkah ini merupakan komitmen nyata Kampus Putih dalam mematahkan stigma mahalnya biaya kuliah, sekaligus menjamin generasi muda berprestasi di seluruh negeri tidak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi berkualitas.
Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., menjelaskan bahwa kebijakan penyediaan ragam beasiswa ini merupakan wujud tata kelola keuangan universitas yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, skema pembiayaan telah dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata dan tepat sasaran.
”Kami mengelola pendanaan secara strategis agar program beasiswa ini terus berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata filantropi pendidikan Muhammadiyah melalui UMM,” tegas Juanda saat dikonfirmasi, Senin (18/5) kemarin.
Juanda menambahkan, rancangan beasiswa khusus ini ditujukan untuk menjaring talenta terbaik dari seluruh penjuru negeri tanpa terkecuali. Melalui program ini, UMM berkomitmen membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing global.
Ragam Jalur Beasiswa yang Ditawarkan UMM:
Beasiswa Pendidikan Indonesia Emas: Menawarkan potongan sebesar 50 persen pada Biaya Studi Semester I (BSS-I).
Beasiswa Jalur Prestasi (Akademik & Non-Akademik): Fasilitas masuk UMM tanpa tes. Jalur ini juga merangkul influencer (content creator) YouTube dengan minimal 5.000 subscriber dan selebgram dengan minimal 10.000 follower, dengan kriteria konten yang kreatif, edukatif, dan positif.
Beasiswa Yatim Piatu: Diberikan kepada siswa berstatus yatim/piatu yang kurang mampu, berupa pembebasan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) selama 8 semester.
Beasiswa 5.000 Doktor: Khusus untuk tingkat pascasarjana bagi Kepala dan Wakil Kepala Sekolah Muhammadiyah serta Aisyiyah.
Ekosistem pendanaan pendidikan di UMM kini semakin komprehensif berkat sinergi bersama pemerintah dan dunia usaha. Selain mengakomodasi Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk pemerataan akses bagi mahasiswa berekonomi lemah, UMM juga menghadirkan inovasi lewat sektor industri.
Kampus Putih meluncurkan Beasiswa Mitra Industri serta Beasiswa Unit Bisnis UMM yang didukung langsung oleh berbagai badan usaha strategis milik kampus. Di antaranya PT Taman Sengkaling, PT Manajemen Hotel, PT Hilirisasi Teknologi, hingga PT BPR Syariah Artha Sinar Sejahtera.
”Jalur ini tidak sekadar meringankan biaya kuliah, melainkan juga menjadi jembatan awal bagi mahasiswa untuk menyerap pengalaman magang dan membuka peluang karir profesional sejak dini,” pungkas Juanda.mut











