Malang, Bhirawa — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, kembali menorehkan prestasi dengan meraih apresiasi sebagai “Politisi Humanis Indonesia” dari media Suaraindonesia-News.com, Kamis (22/10/2026).
Penganugerahan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas rekam jejak Ning Lia—sapaan akrabnya—dalam menjalankan peran representasi publik yang mengedepankan pendekatan inklusif, komunikasi dialogis, serta kedekatan langsung dengan masyarakat di akar rumput.
Ning Lia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pengakuan tersebut. Baginya, penghargaan ini menjadi pengingat moral bahwa panggung politik harus tetap berpijak pada nurani dan keberpihakan kepada rakyat.
”Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Suara Indonesia News. Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar kehormatan, melainkan pengingat bahwa politik harus tetap memiliki hati, empati, dan kepedulian terhadap aspirasi warga,” ujar alumnus Universitas Airlangga tersebut.
Ia menegaskan, esensi menjadi wakil rakyat melampaui sekadar perdebatan di ruang sidang formal, melainkan hadir langsung mendengar serta mencari solusi atas persoalan warga.
”Politik sejatinya adalah jalan pengabdian. Jabatan tidak boleh membuat kita kehilangan rasa kemanusiaan. Yang terpenting bukan seberapa tinggi posisi kita, melainkan seberapa besar manfaat kehadiran kita bagi sesama,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga mengapresiasi insan pers sebagai pilar penting demokrasi yang menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah secara edukatif dan objektif.
Selama menjalankan amanah di parlemen, Ning Lia aktif mengawal isu-isu strategis di Jawa Timur, mulai dari sektor pendidikan, pelayanan publik, pemberdayaan perempuan, perlindungan kelompok rentan, hingga aspirasi generasi muda.
Direktur Suara Indonesia News, Zaini Amin, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut diberikan atas komitmen nyata Ning Lia dalam memperjuangkan demokrasi yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
”Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi beliau dalam menyuarakan aspirasi publik serta konsistensinya mendorong kehidupan demokrasi yang memanusiakan manusia,” jelas Zaini.mut






