Bayu Rekso Aji
Kota Malang, Bhirawa
Program Universal Health Coverage (UHC) yang dibanggakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, dalam agenda reses anggota DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, keluhan mengenai kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) yang mendadak tidak aktif menjadi aspirasi yang paling mendominasi.
Sejumlah warga mengeluhkan kartu BPJS mereka tidak bisa digunakan saat hendak mengakses layanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas. Mirisnya, alasan penonaktifan tersebut disinyalir karena kepesertaan dianggap pasif atau “tidak pernah digunakan”.
Menanggapi hal itu, Bayu Rekso Aji menegaskan bahwa persoalan ini harus segera mendapat atensi serius dari eksekutif. Menurutnya, besarnya alokasi anggaran UHC dalam APBD setiap tahun seharusnya menjadi jaminan bahwa tidak ada lagi hambatan administratif bagi warga saat sakit.
”Kalau anggaran sudah disiapkan besar untuk menjamin kesehatan warga, maka tidak boleh ada alasan kartu tidak aktif saat masyarakat sakit. Ini bukan sekadar urusan data, tapi menyangkut nyawa dan hak keadilan layanan publik,” tegas Bayu dengan nada lugas.
Politisi PKS ini menilai, kendala teknis atau ketidaksinkronan sistem tidak boleh menjadi dalih bagi pemerintah untuk memutus akses kesehatan masyarakat. Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan ketat untuk memastikan setiap rupiah anggaran berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Bayu berkomitmen akan segera membawa temuan lapangan ini ke forum resmi DPRD untuk dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Malang, khususnya Dinas Kesehatan. Ia mendesak adanya evaluasi menyeluruh terkait mekanisme aktivasi, validasi, hingga pola pengawasan kepesertaan BPJS PBID.
“Kami tidak ingin implementasi UHC hanya terlihat sukses secara administratif atau di atas kertas saja. Faktanya di lapangan, kebutuhan riil masyarakat harus terpenuhi tanpa dihantui rasa was-was kartu mereka mati saat dibutuhkan,” imbuh Bayu.
Diharapkan, dengan adanya evaluasi total ini, Pemkot Malang dapat memperbaiki sistem pendataan agar integrasi program UHC benar-benar dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Malang. mut.





