Kota Malang, Bhirawa-Suasana kebersamaan begitu terasa dalam kegiatan bersih desa yang digelar masyarakat Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Peltu Sugiantoro dan Kopka Aris, Babinsa Koramil 0833-02/Kedungkandang, bersama unsur Tiga Pilar turut hadir di tengah warga. Tidak hanya untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman, mereka juga ikut merasakan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, Sabtu (29/8).
Bagi masyarakat Bumiayu, bersih desa bukan sekadar kegiatan rutin tahunan. Tradisi turun-temurun ini menjadi ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas keberkahan kehidupan yang telah dijalani bersama.
Baca Juga :Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Bunulrejo Kawal Penyaluran 42 Ton Beras Bulog
Babinsa Kelurahan Bumiayu, Peltu Sugiantoro menyampaikan, kehadirannya bersama Tiga Pilar merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk selalu dekat dengan masyarakat.
“Yang paling utama adalah kebersamaan. Kami hadir bersama warga, ikut menjaga agar kegiatan berjalan aman dan tertib, sekaligus ikut melestarikan tradisi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujar Peltu Sugiantoro di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kearifan lokal seperti bersih desa memiliki nilai yang sangat penting. Di dalamnya terdapat semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta rasa persaudaraan yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda.
Kehadiran Babinsa dan Tiga Pilar pun mendapat sambutan positif dari warga setempat. Interaksi yang terbangun berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.
Di tengah dinamika kesibukan masyarakat dan perubahan zaman, tradisi bersih desa menjadi pengingat bahwa kebersamaan tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial warga. Berkat sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, Babinsa, serta unsur Tiga Pilar, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif.
Lebih dari sekadar menjaga keamanan wilayah, kehadiran aparat di tengah warga menjadi bagian dari upaya merawat rasa kebersamaan dan memastikan kearifan lokal tetap lestari.mut












