Bangkitkan  Ekonomi Kerakyatan, Malang City Expo 2026 Catat Transaksi Rp1,2 Miliar dan Gaet Puluhan Ribu Pengunjung

Resmi  ditutup Malang City Expo 2016 menyedot perhatian 19.000 pengunjung

Kota Malang, Bhirawa-Gelaran tahunan Malang City Expo 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7). Ajang pameran produk unggulan daerah yang berlangsung selama empat hari (23–26 Juli 2026) di Malang City Point ini terbukti efektif menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, dengan membuahkan nilai transaksi menembus Rp1,2 miliar serta menyedot perhatian hingga 19.180 pengunjung.

​Capaian positif ini menegaskan bahwa produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Malang semakin diminati masyarakat. Selain itu, pameran berbasis ekonomi kreatif dinilai masih menjadi ruang strategis dalam mempertemukan pelaku usaha secara langsung dengan target pasarnya.

​Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Faried Su’aidi, ST., MM., secara resmi menutup rangkaian agenda tersebut. Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, pelaku usaha, hingga BUMN yang turut menyukseskan gelaran ini.

​”Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Harapan kami, kegiatan rutin tahunan ini ke depan dapat dikemas lebih atraktif agar tingkat kunjungan terus meningkat dan memberikan dampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi Kota Malang,” ujar Faried saat memberikan sambutan penutupan.

​Faried menambahkan, catatan omzet sebesar Rp1,2 miliar bukan sekadar torehan angka, melainkan indikator konkret meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas produk lokal. Angka tersebut sekaligus membuktikan bahwa program pembinaan UMKM yang dijalankan Pemkot Malang terus membuahkan hasil nyata.

Guna menjaga momentum ini, Pemkot Malang berkomitmen untuk terus memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha lokal. Langkah fasilitasi tidak hanya berhenti di tingkat daerah, namun juga disiapkan hingga ke jenjang pameran nasional.

​”Kami ingin membangun jejaring dan merangkul para pelaku usaha agar memiliki kesempatan lebih luas dalam memasarkan produknya. Jika ada agenda pameran di luar daerah, seperti di Magelang misalnya, Pemkot Malang siap memfasilitasi UMKM agar dapat ikut serta,” tegasnya.

​Melalui keberhasilan Malang City Expo 2026, Pemkot Malang optimistis pameran serupa dapat terus konsisten berkembang sebagai etalase produk unggulan, pusat promosi investasi, serta sarana penguatan jejaring bisnis yang berkelanjutan.mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed