Kota Malang, Bhirawa— Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Malang berkolaborasi dengan Komisi Tinju Indonesia (KTI) menggelar eksebisi tinju amatir dalam rangka menyemarakkan gelaran Festival Bois di Kota Malang.
Langkah strategis ini menjadi momentum awal untuk membangkitkan kembali semangat serta atmosfer olahraga tinju di Kota Malang yang pernah menjadi barometer tinju nasional.
Eksebisi yang mempertandingkan puluhan petinju dari berbagai sasana di Malang Raya tersebut sukses menyedot perhatian para pengunjung. Ajang ini juga melibatkan petinju pelajar tingkat SMA/SMK yang diproyeksikan sebagai lumbung atlet muda potensial.
Ketua Pertina Kota Malang, Anas Muttaqin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pemanasan (warming up) sekaligus ajang silaturahmi antar-sasana tinju di Malang Raya. Pembinaan sejak dini ini diharapkan mampu mempersiapkan para atlet secara matang untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.
Baca Juga ; Buka Festival Mbois 11 di Malang, Menkop Ferry Juliantono Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Bentuk Koperasi
”Hari ini kami Pertina bersama senior-senior insan tinju Kota Malang ikut meramaikan Festival Bois dengan mengadakan eksebisi tinju amatir. Harapannya ini menjadi momentum awal untuk menumbuhkan kembali spirit dan atmosfer tinju di Kota Malang yang pernah menjadi barometer nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pertina berkomitmen mengarahkan tren gaya hidup sehat generasi muda di Malang ke arah kegiatan positif melalui olahraga tinju, sekaligus mentabulasi potensi atlet berbakat di wilayah Malang.
Sementara itu, Ketua KTI Ade Herawanto, menyambut positif sinergi lintas organisasi ini. Pihaknya mengajak para senior dan legenda tinju Kota Malang untuk turun gunung membina regenerasi petinju, wasit, hingga hakim pertandingan.
”Bersamaan dengan momentum Pertina yang membawa darah baru, kami tergerak turun lagi ke KTI profesional sambil menyiapkan regenerasi. Kami diskusikan penambahan wasit baik untuk amatir maupun profesional, terutama untuk menampung adik-adik yang menyukai olahraga bela diri,” terangnya.
Melalui kolaborasi erat antara Pertina dan KTI, diharapkan tercipta wadah resmi serta regulasi yang jelas untuk melindungi para atlet muda dan perangkat pertandingan di Kota Malang. mut










