Dr Sri Untari Bisowarno M AP bersama pemateri dan peserta pelatihan menjahit Desa Sengreng Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang
Malang, Bhirawa
Sebagai upaya nyata memperkuat perekonomian keluarga sekaligus menekan angka pengangguran di Jawa Timur, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, MAP., menginisiasi dan membuka secara resmi Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Kegiatan Pelatihan Non-Institusional (Mobile Training Unit/MTU) Menjahit Pakaian dengan Mesin.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Prov. Jatim melalui UPT BLK Singosari tersebut dipusatkan di Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Citra Kartini, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat (24/7).
Sri Untari menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan ibu rumah tangga agar memiliki kemandirian ekonomi tanpa harus meninggalkan peran domestik di rumah. Menurutnya, keterampilan menjahit bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan sebuah karya seni yang memiliki nilai jual tinggi.
”Sebagai Ketua Komisi E yang membidangi ketenagakerjaan, salah satu produknya adalah pelatihan ini untuk bisa memberdayakan ibu-ibu agar tidak harus bekerja di luar rumah sehingga dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di Jawa Timur. Dengan tenaga dan pemikiran saya, harapannya bisa memberikan kebermanfaatan dan membaktikan diri kepada masyarakat luas,” ujar Sri Untari.
Lebih lanjut, Tokoh Koperasi Nasional ini memiliki visi inovatif ke depan bagi para peserta pelatihan. Ia mendorong para penjahit lokal untuk tidak hanya sekadar memproduksi pakaian, tetapi juga berani menampilkan dan mengomersialkan karya mereka secara profesional.
”Saya punya pemikiran ke depan, semua penjahit bisa membuat karya, menampilkan karyanya, kemudian dilelang atau dijual layaknya sebuah fashion show. Menjahit itu seni; dengan mampu membuat dan menampilkan karya indah, kita bisa dihargai oleh banyak orang,” tuturnya memberi motivasi.
Sri Untari juga berpesan kepada seluruh anggota Koppas Citra Kartini dan peserta pelatihan untuk terus merawat serta mencintai koperasi sebagai wadah penguat ekonomi bersama.
”Pesan saya, cintailah koperasi dengan sepenuh hati, jadikan sandaran untuk kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Koppas Citra Kartini, Hartatik, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian serta fasilitasi yang diberikan oleh Sri Untari bersama UPT BLK Singosari.
”Kami bersyukur dan sangat menyambut baik pelatihan menjahit pakaian dengan mesin ini. Harapan kami, anggota peserta pelatihan bisa membuka peluang usaha baru hingga membentuk komunitas konveksi di wilayah Sumberpucung. Kami juga mendoakan agar Bu Untari selalu sehat dan karirnya semakin hebat untuk terus memperjuangkan gerakan koperasi,” ungkap Hartatik.
Acara pembukaan pelatihan MTU Tahun 2026 ini turut dihadiri oleh Kepala UPT BLK Singosari yang diwakili oleh Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi, Marta Akhirudin, beserta jajaran instruktur dan pengurus koperasi setempat.mut












