Iis Siti Aisyah
Kota Malang, Bhirawa
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kesiapan kendaraan menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Iis Siti Aisyah menekankan bahwa pemeriksaan menyeluruh pada komponen vital harus dilakukan sebelum menempuh perjalanan jauh.
Menurut Iis, sistem pengereman menduduki peringkat teratas dalam daftar pemeriksaan. Ia mengingatkan para pemudik untuk memastikan cairan rem dan kondisi kampas rem dalam keadaan optimal guna menghindari risiko rem blong yang sering menjadi pemicu kecelakaan di jalur mudik.
”Keamanan perjalanan harus menjadi prioritas utama. Lakukan perawatan rutin sistem rem, periksa cairan rem, dan pastikan kampas rem masih dalam kondisi baik,” tegas Iis Siti Aisyah saat memberikan keterangan, Senin (16/3) kemarin.
Selain kondisi fisik kendaraan, Iis juga menyoroti teknik berkendara. Pengemudi disarankan menghindari pengereman mendadak secara berulang yang dapat memicu panas berlebih pada sistem rem. Ia juga mengingatkan agar kendaraan tidak membawa muatan melebihi kapasitas karena akan menurunkan efektivitas pengereman.
Tak hanya sektor rem, kondisi ban dan mesin juga tidak luput dari perhatian. Iis menyarankan penggantian oli mesin dan pengecekan cairan radiator jika telah mencapai batas pemakaian 5.000 hingga 10.000 kilometer. Hal ini penting untuk mencegah mesin mengalami overheat saat terjebak kemacetan panjang.
”Kondisi baterai dan sistem kelistrikan seperti lampu utama, lampu rem, serta sein juga harus dipastikan berfungsi normal, terutama untuk mendukung visibilitas saat berkendara di malam hari atau cuaca hujan,” imbuhnya.
Menariknya, Iis juga menekankan bahwa literasi mengenai perawatan kendaraan kini bukan lagi domain laki-laki semata. Kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga, diharapkan memiliki pengetahuan dasar otomotif agar lebih mandiri dan mampu mengedukasi keluarga mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Sebagai langkah antisipasi darurat, pemudik diimbau tetap membawa perlengkapan standar seperti kotak P3K, ban cadangan, dongkrak, kabel jumper, hingga Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK yang masih aktif juga menjadi syarat mutlak sebelum memulai perjalanan menuju kampung halaman. mut








