Kota Malang, Bhirawa – Babinsa Kelurahan Sawojajar Koramil 0833-02/Kedungkandang, Serma Sudiono, memberikan penyuluhan serta wawasan anti-perundungan kepada siswa-siswi SDN Sawojajar 4 Kota Malang, Kamis 1/10.
Dalam pembekalan tersebut, Serma Sudiono mengedukasi para murid mengenai bahaya dan ragam bentuk perundungan. Mulai dari kekerasan fisik, verbal seperti melontarkan ejekan atau panggilan berkonotasi negatif, hingga tindakan sosial berupa pengucilan teman sekelas.
Penyampaian materi dibawakan secara interaktif dan komunikatif agar para peserta didik mampu mengenali batasan interaksi yang sehat antar-teman sebaya.
”Anak-anak harus memahami bahwa bercanda itu ada batasnya. Jangan sampai candaan justru membuat teman merasa takut, malu, atau tertekan. Kita ingin sekolah menjadi tempat yang benar-benar aman dan nyaman bagi seluruh siswa,” ujar Serma Sudiono.
Selain memberikan pemahaman tentang dampak buruk perundungan bagi psikologis korban, Babinsa juga menanamkan keberanian kepada para siswa untuk bersikap proaktif. Murid didorong tidak sekadar berdiam diri saat melihat tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
”Harus berani berkata tidak pada perundungan, berani membela kawan yang diperlakukan tidak adil, dan berani segera melapor kepada guru atau orang tua. Lingkungan belajar yang bebas dari perundungan dimulai dari kepedulian bersama,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan teritorial di sektor pendidikan ini merupakan wujud keterlibatan TNI dalam mendampingi generasi muda, menumbuhkan rasa empati, serta memperkuat karakter toleransi sejak dini di tingkat sekolah dasar.mut











