Malang, Bhirawa– Ketua Umum Kopmen Setia Budi Wanita (SBW) Dr. Sri Untari Bisowarno MAP, menegaskan pendidikan anggota menjadi instrumen mendasar bagi Koperasi SBW Malang Jawa Timur dalam merawat kedaulatan organisasi, sekaligus menegaskan anggota bukan nasabah tapi pemilik.
Melalui program pendidikan anggota daring yang digelar di kantor SBW, Kamis (24/9), ditekankan kembali bahwa posisi anggota adalah pemilik sah organisasi, bukan nasabah lembaga keuangan biasa.
Sri Untari Bisowarno, menyatakan bahwa dari total 7.421 anggota yang tercatat, kesadaran kepemilikan (sense of belonging) harus senantiasa dipupuk agar koperasi tidak kehilangan orientasi dasarnya.
“Semua anggota adalah pemilik SBW, bukan sekadar nasabah peminjam modal”tandasnya. Menurut dia kepemilikan itu Tmtandanya jelas: membayar simpanan pokok dan menyetorkan simpanan wajib secara tertib.
Sri Untari memaparkan empat aspek mutlak yang wajib dipahami seluruh anggota SBW, yakni menghayati filosofi dasar gerakan koperasi, memahami tujuan bersama, memanfaatkan layanan secara tepat, serta mengawal perjalanan organisasi.
Kedaulatan anggota, menurutnya, tidak hanya ditunjukkan melalui partisipasi permodalan dan pinjaman, melainkan juga peran aktif dalam mengawasi jalannya roda manajemen.
“Semboyan kita jelas: anggota kuat, koperasi sehat; koperasi kuat, rakyat sejahtera. Anggota harus terus diedukasi agar makin kritis, cerdas, serta mampu mengontrol kinerja jajaran pengurus dan pengawas demi kemajuan bersama,” tegasnya.mut







