Malang, Bhirawa – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM) kian agresif memperluas jejaring pendidikan bertaraf internasional. Upaya tersebut diwujudkan lewat penerimaan mahasiswa program International Student Inbound Mobility 2026 hasil kolaborasi Departemen Ekonomi Pembangunan FEB UM bersama Fakulti Ekonomi dan Pengurusan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Kegiatan penyambutan yang berlangsung di lingkungan kampus UM, Malang, belum lama ini, dibuka langsung oleh Wakil Dekan III FEB UM, jajaran Departemen Ekonomi Pembangunan, serta delegasi perwakilan pimpinan UKM Malaysia.
Ketua Pelaksana Program, Annisya’, M.Pd., menjelaskan bahwa agenda pertukaran ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar nyata dan memperdalam interaksi lintas budaya antar-mahasiswa kedua negara serumpun.
”Mahasiswa inbound dari UKM tidak hanya mengenal langsung sistem pembelajaran perguruan tinggi di Indonesia, tetapi juga melatih kompetensi komunikasi global, kepekaan adaptasi sosial, serta pemahaman multikultural,” terang Annisya.
Melalui program mobilitas akademik ini, mahasiswa dari kedua perguruan tinggi mendapatkan ruang terbuka untuk saling bertukar gagasan seputar dinamika ekonomi, sosial, hingga transfer wawasan keilmuan.
Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari kontribusi FEB UM dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang penyediaan pendidikan berkualitas dan inklusif, serta SDG 17 terkait pemantapan kemitraan global untuk mencapai tujuan bersama.
Inisiatif kerja sama internasional ini diharapkan menjadi pijakan jangka panjang guna memperluas riset kolaboratif dan peningkatan kompetensi akademik antara UM dan UKM di masa depan. mut












