FSTeM UB Dampingi Siswa SMAN 1 Krembung Pembelajaran Aljabar Berbasis Teknologi

Sidoarjo, Bhirawa — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Departemen Matematika, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi Numerasi melalui Integrasi Konsep Aljabar Berbasis Teknologi dan Masalah Kontekstual di SMA Negeri 1 Krembung”.

​Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/7/2026) ini diikuti sekitar 25 siswa kelas XI SMAN 1 Krembung. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa melalui pembelajaran aljabar yang interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi modern, sekaligus sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung mutu pendidikan sekolah menengah.

​Ketua Tim PkM FSTeM UB, Dr. Vira Hari Krisnawati, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini para siswa diajak memperdalam pemahaman konsep fungsi, sistem persamaan linear, hingga transformasi aljabar dengan pendekatan berbasis masalah sehari-hari.

Baca Juga;Guru Besar FSTeM UB Prof Fatchiyah  Jadi Pembicara Utama BIOSES UMT Malaysia, Dorong Riset Nutrigenomik Global

​”Kami memanfaatkan platform GeoGebra sebagai media visualisasi matematika serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai sarana eksplorasi konsep, penyusunan ide, dan refleksi pembelajaran. Melalui pendekatan ini, siswa diajak memahami konsep matematika secara mendalam dan melatih berpikir kritis,” ujar Dr. Vira.

​Tim dosen pendamping yang turut menyukseskan program ini di antaranya Dra. Ari Andari, M.Si., Dr. Drs. Noor Hidayat, M.Si., Drs. Abdul Rouf Alghofari, M.Sc., Ph.D., dan Dwi Mifta Mahanani, S.Si., M.Si. Suasana pembelajaran terasa makin interaktif dan semarak dengan dibagikannya doorprize bagi siswa yang aktif berdiskusi serta menjawab pertanyaan.

​Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim PkM menyerahkan produk Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Modul Pembelajaran Interaktif Materi Aljabar Berbasis GeoGebra dan AI Generatif kepada pihak sekolah. Modul ini diharapkan dapat mendampingi para guru dalam mengembangkan metode mengajar yang inovatif dan relevan dengan era digital.

​Pada momentum yang sama, dilakukan penandatanganan berkas Implemented Agreement (IA) antara Departemen Matematika FSTeM UB dengan SMAN 1 Krembung. Kerja sama formal ini mencakup pelaksanaan pelatihan, penyusunan modul, pendampingan pemanfaatan AI, hingga monitoring dan evaluasi program secara berkala.

​Kepala SMAN 1 Krembung, Siwi Kuntarsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis dengan Universitas Brawijaya ini.

​“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini karena memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan aplikatif bagi siswa. Kami berharap sinergi dengan Departemen Matematika FSTeM Universitas Brawijaya dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak inovasi pembelajaran yang diterapkan di sekolah kami,” ungkap Siwi Kuntarsih.

​Respons positif juga datang dari para peserta. Nabila, salah satu siswi kelas XI, mengaku terkesan dengan metode pembelajaran berbasis GeoGebra dan AI.

​“Belajar matematika menggunakan GeoGebra dan AI membuat saya lebih mudah memahami konsep fungsi dan sistem persamaan karena bisa melihat visualisasinya secara langsung. Soal-soal yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari juga membuat materi jadi lebih seru dan mudah dipahami,” tutur Nabila.

​Kegiatan pengabdian masyarakat ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mencakup SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals). Sinergi perguruan tinggi dan sekolah ini diharapkan menjadi pijakan lahirnya inovasi pendidikan yang berkelanjutan demi meningkatkan mutu SDM di Indonesia.mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *