Malang, Bhirawa-Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) sukses menyelenggarakan konferensi internasional bergengsi Brawijaya International Conference on Pure and Applied Mathematics (BICoPAM) 2026 belum lama ini.
Mengangkat tema “The Role of Mathematics in Achieving Sustainable Development Goals (SDGs)”, forum ilmiah ini menjadi ruang strategis bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mendiseminasikan hasil riset sekaligus memperkuat jejaring keilmuan lintas negara.
Dekan FSTeM Prof Sukir Maryanto, menyampaikanKonferensi ini dihelat secara hibrida. Sesi luring dipusatkan di Gedung MIPA Center FSTeM Universitas Brawijaya, sementara sesi daring diakses melalui platform konferensi virtual guna membuka akses partisipasi yang inklusif bagi peserta lintas benua.
Tercatat sebanyak 121 peserta dari 39 institusi turut andil dalam agenda tersebut. Selain dari dalam negeri, peserta internasional hadir dari berbagai pusat riset dan universitas terkemuka dunia, di antaranya Basque Center for Applied Mathematics (BCAM) Spanyol, Nepal Sanskrit University dan Tribhuvan University (Nepal), serta Universiti Teknologi MARA dan Xiamen University Malaysia (Malaysia).
Dari dalam negeri, perguruan tinggi dan lembaga penelitian ternama turut berpartisipasi aktif, antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Sebelas Maret (UNS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hingga perguruan tinggi dari luar Jawa seperti Institut Teknologi Kalimantan dan Universitas Palangka Raya.
Disampaikan Sukir, BICoPAM 2026 juga menghadirkan deretan pembicara kunci (keynote speakers) dari enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Ghana, Taiwan, India, dan Afrika Selatan. Kehadiran para pakar internasional ini memperkaya perspektif mengenai penerapan mutakhir matematika dalam memecahkan isu global.
Ruang lingkup konferensi terbagi ke dalam empat pilar utama:
Pure Mathematics Foundations and Theory (Fondasi dan Teori Matematika Murni)
Applied Mathematics Modelling and Computations (Pemodelan dan Komputasi Matematika Terapan)
Interdisciplinary Data and Applications (Sains Data dan Aplikasi Interdisipliner)
Mathematics Education, Learning and Pedagogy (Pendidikan dan Pedagogi Matematika)
Melalui forum ini, matematika ditegaskan bukan sekadar teori abstrak, melainkan instrumen nyata berbasis bukti (evidence-based) yang mampu menjawab persoalan riil di sektor kesehatan, ekonomi, industri, lingkungan, hingga mitigasi bencana.
Penyelenggaraan konferensi ini secara langsung mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya:
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Penguatan inovasi pembelajaran dan pertukaran kapasitas akademik.
SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Penerapan ilmu aktuaria, analisis risiko, dan pemodelan statistika untuk kebijakan industri.
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Pemanfaatan machine learning, optimisasi, dan komputasi sains data.
SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan): Akses konferensi hibrida yang merata bagi peneliti dari beragam latar belakang daerah.
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Kolaborasi berkelanjutan antara akademisi, industri, dan lembaga riset global.
Melalui gelaran BICoPAM 2026, FSTeM UB membuktikan komitmennya dalam membangun ekosistem riset matematika yang terbuka, kolaboratif, serta berdampak nyata bagi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan peradaban.mut












