Surabaya, Bhirawa-Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama. Bersama Gerakan Aksi Sosial Pemuda (GAS-Pemuda) dan komunitas Senyum Sehat Indonesia, senator peraih suara terbanyak non-petahana ini menyalurkan 200 bingkisan sembako serta paket perawatan gigi kepada warga Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Sabtu 19/9.
Kegiatan bertajuk Membagi Bingkisan Gratis (MBG) tersebut turut melibatkan Karang Taruna, Kader Surabaya Hebat (KSH), dan tokoh masyarakat setempat. Hadir langsung di tengah warga, Camat Tenggilis Mejoyo Wawan Setiawan, Lurah Kutisari Meta Indrayani, Ketua Senyum Sehat Indonesia Sean Reagen, serta Ketua GAS-Pemuda Surabaya Charly Haryono Teguh.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu mengapresiasi inisiatif generasi muda yang rela menyisihkan kantong pribadi demi kegiatan sosial. Menurutnya, gerakan ini mencerminkan semangat benevolent society atau masyarakat kebajikan.
“Adik-adik relawan ini mengumpulkan uang pribadi untuk berbagi. Ini bukti nyata kepedulian yang tumbuh mandiri dari generasi muda, baik Gen Z maupun Gen Alpha. Gerakan seperti ini memperkuat ekosistem sosial kita,” ujar Ning Lia di sela kegiatan.
Selain bantuan pangan, paket pasta dan sikat gigi dibagikan sebagai medium edukasi kebersihan diri. Ning Lia menegaskan, upaya peningkatan kualitas hidup warga tidak selalu menuntut langkah besar, melainkan konsistensi pada hal-hal mendasar seperti perawatan gigi rutin.
“Kadang kita berpikir membantu itu harus bernilai besar. Padahal, memberikan sesuatu yang sederhana tetapi esensial dan langsung dirasakan manfaatnya justru sangat bermakna bagi warga,” imbuh alumnus doktoral UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.
Apresiasi senada disampaikan Ning Lia atas guyub rukunnya jajaran birokrasi dan elemen masyarakat. Kolaborasi lintas lini mulai dari aparat kecamatan, kelurahan, hingga KSH menjadi kunci kuatnya kohesi sosial warga perkotaan.
Sementara itu, Ketua GAS-Pemuda Surabaya Charly Haryono Teguh menyampaikan bahwa baksos ini diarahkan agar pemuda tidak berjarak dengan lingkungan sekitarnya.
“Kami ingin gerakan sosial tidak sekadar seremonial, tetapi berdampak riil dari lingkup terkecil. Semoga ikhtiar bersama ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kutisari,” pungkas Charly.mut






