Hari Pramuka ke-65 Kota Malang : 1.208 Pramuka Garuda Resmi Dikukuhkan

Kota Malang, Bhirawa– 1.208 calon Pramuka Garuda dari jenjang Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega resmi dikukuhkan dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Pembukaan Pramuka Garuda Tahun 2026 di Stadion Gajayana, Sabtu 12/9. Momentum ini ditegaskan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan panggilan nyata bagi insan kepanduan untuk mendukung ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

​Kegiatan yang mengusung tema “Pemantapan Kualitas Organisasi Pendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut diikuti oleh 1.880 peserta. Selain peserta pengukuhan, sekitar 500 Pramuka Penegak dan Pandega bertindak sebagai panitia dari kwartir ranting se-Kota Malang, serta 100 anggota satuan pelaksana Pramuka.

Puncak hari Pramuka Kota Malang ditandai dengan pengukuhan Pramuka Garuda (ist)

​Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, menegaskan bahwa peringatan Hari Pramuka dan pengukuhan Pramuka Garuda harus menjadi dorongan bagi seluruh kader untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.

​“Tema peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi memiliki makna sebagai panggilan bagi seluruh insan kepanduan Praja Muda Karana untuk turut serta membangun ketahanan dan kemandirian bangsa di seluruh sendi kehidupan,” tegas Kak Ginanjar.

Baca Juga :32 Pramuka Penggalang Kota Malang Siap Sukseskan Jamnas di Cibubur, Usung Kesenian Tari Topeng

​Ia menambahkan, para kader yang hadir dipersiapkan untuk meneruskan estafet kepemimpinan. Oleh karena itu, pembinaan anggota tidak hanya fokus pada pembentukan karakter individu, tetapi juga penyiapan generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan nasional.

​Sementara itu,  Wali Kota Malang Wahyu Hidayat  menekankan bahwa nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, dan keberanian mengambil tanggung jawab harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

​“Pencapaian sebagai Pramuka Garuda hendaknya menjadi penyemangat untuk terus belajar dan berkembang. Jadilah Pramuka yang tidak hanya baik dalam kegiatan, tetapi juga mampu menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan nilai kepramukaan,” ujar Wali Kota Malang.

​Pemerintah Kota Malang juga mendorong Gerakan Pramuka untuk mengambil peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu swasembada pangan yang menjadi bagian dari agenda nasional.

​Rangkaian acara di Stadion Gajayana semakin meriah dengan adanya pameran karya dan produk unggulan dari kwartir ranting se-Kota Malang. Selain itu, pameran dari BPHS Indonesia juga hadir menampilkan koleksi serta pelestarian sejarah kepanduan dunia dan Gerakan Pramuka Indonesia.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *