Lepas 1.201 Jamaah Haji, Wali Kota Malang Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melepas keberangkatan jamaah haji asal Malang menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya 

Kota Malang, Bhirawa

Suasana haru dan khidmat menyelimuti Lapangan Ki Angmor, Kamis (23/4) kemarin. Sebanyak 1.201 jamaah haji asal Kota Malang resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M. Ribuan jamaah yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter) ini masuk dalam gelombang pertama melalui Embarkasi Surabaya.

​Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang memimpin langsung prosesi pelepasan tersebut menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental. Mengingat rombongan yang diberangkatkan dari Lapangan Ki Angmor merupakan kloter terbesar, pemerintah daerah memberikan perhatian ekstra pada aspek logistik dan transportasi.

​”Kloter ini merupakan yang terbesar, sehingga kami berangkatkan lebih awal agar seluruh proses koordinasi dan perjalanan menuju Asrama Haji Sukolilo berjalan lancar tanpa kendala teknis,” ujar Wahyu Hidayat di sela-sela pelepasan.

​Orang nomor satu di Pemkot Malang itu juga berpesan agar para tamu Allah ini senantiasa menjaga kekompakan di tanah suci. “Jaga kesehatan, tetap rukun antar jamaah, dan yang paling penting adalah menjaga nama baik Kota Malang selama menjalankan ibadah di Arab Saudi,” pesannya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji  Kota Malang, Alice Mufida, menjelaskan bahwa meskipun terdapat dinamika data menjelang keberangkatan, kuota haji Kota Malang tetap terpenuhi secara maksimal sesuai pagu yang ditetapkan.

​Ia memaparkan, terdapat tiga calon jamaah yang dilaporkan wafat sebelum jadwal keberangkatan. Namun, posisi tersebut langsung diisi oleh jamaah cadangan yang telah siap secara administrasi dan kesehatan.

​”Total jamaah tetap 1.201 orang. Memang ada lima jamaah yang terpaksa menunda keberangkatan karena faktor kesehatan, namun posisi mereka langsung digantikan sehingga kuota Kota Malang tidak ada yang kosong,” jelas Alice. Bagi jamaah yang menunda, lanjutnya, akan menjadi prioritas keberangkatan pada musim haji tahun depan setelah kondisi kesehatan dinyatakan pulih.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *