Perkuat Penjaminan Mutu, FP ULM Gandeng FBiPK UB Lewat Studi Tiru Tata Kelola Akademik

Kota Malang, Bhirawa-Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBiPK UB) menerima kunjungan studi tiru (benchmarking) dari Unit Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa 20/10. Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Lantai 2 FBiPK UB ini memfokuskan pembahasan pada penguatan tata kelola pendidikan tinggi dan implementasi sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

​Rombongan delegasi FP ULM disambut langsung oleh jajaran pimpinan FBiPK UB, di antaranya Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si., Staf Ahli Dwi Retnoningsih, S.P., M.P., Ph.D., serta perwakilan Gugus Jaminan Mutu (GJM) Dr. Euis Elih Nurlaelih, S.P., M.Si.

​Adapun perwakilan FP ULM dihadiri oleh jajaran guru besar Program Studi S3 Ilmu Pertanian, Prof. Ir. Akhmad Rizalli Saidy, S.P., M.Ag.Sc., Ph.D., IPM., dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Rizal, M.Si., beserta jajaran ketua program studi, dosen, dan tenaga kependidikan.

​Mewakili pimpinan fakultas, Dr. Noer Rahmi Ardiarini menegaskan bahwa sinergi lintas institusi menjadi kunci penting dalam membangun budaya mutu akademik yang adaptif.

​”Kunjungan ULM menjadi momentum berharga untuk saling berbagi praktik baik penjaminan mutu. Melalui forum ini, kedua kampus dapat bertukar wawasan demi menyempurnakan tata kelola akademik dan mutu layanan pendidikan,” ujar Noer Rahmi.

​Fokus diskusi mendalami penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Model tata kelola ini menjadi instrumen utama agar seluruh standar akademik berjalan konsisten serta terpantau secara periodik.

​Anggota GJM FBiPK UB, Dr. Euis Elih Nurlaelih, menambahkan bahwa penjaminan mutu harus melampaui kepatuhan administratif semata.

​”Penjaminan mutu bukan sekadar urusan berkas atau kelengkapan dokumen formal. Kuncinya terletak pada tindak lanjut hasil evaluasi agar benar-benar menjadi pijakan perbaikan mutu secara nyata dan berkesinambungan,” tegas Euis.

​Pertemuan strategis ini diharapkan mempererat kerja sama kelembagaan antara FBiPK UB dan FP ULM, khususnya dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan standar akreditasi, hingga peningkatan daya saing lulusan perguruan tinggi.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *