Prabowo: Jasa NU Besar, Bukti Lagu Ya Lal Wathon Ada Sebelum Indonesia Merdeka

Jombang, Bhirawa – Hadir di Muktamar ke-35 NU, Presiden RI Prabowo Subianto turut menegaskan bahwa jasa Nahdlatul Ulama terhadap eksistensi Indonesia sangat besar.

Salah satu buktinya adalah lagu Ya Lal Wathon ciptaan KH Abdul Wahab Hasbullah jauh sebelum Indonesia merdeka.

Kilas balik ini tersampaikan oleh Prabowo pada Kamis (27/8) kemarin di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang saat pembukaan muktamar.

Baca Juga: Prabowo Cetuskan Jas Hijau di Muktamar ke-35 NU, Apa Itu?

Lagu Ya Lal Wathon Bukti Nahdlatul Ulama Cinta Tanah Air

“Yang menarik bagi kita semua, terutama generasi muda, lagu ini ciptaan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah belasan tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan,” ungkap Prabowo, menukil dari laman resmi Muktamar NU (28/8).

“Pada waktu itu kita belum tahu negara yang akan proklamasi bentuknya bagaimana, namanya saja belum begitu jelas. Tapi pemimpin-pemimpin religius berani membuat lagu yang demikian patriotik dan nasionalis,” lanjutnya.

“Belasan tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan sudah ada lagu ini: ‘Pusaka hati wahai tanah airku, cintamu dalam imanku, jangan halangkan nasibmu, bangkitlah hai bangsaku’,” sambung Prabowo sembari mengutip lirik lagu tersebut.

“Jadi, cita-cita pendiri NU adalah agar bangsa Indonesia bangkit, setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia, dan menjadi bangsa yang terhormat, adil, serta makmur,” tegas Prabowo.

Lirik Lagu Ya Lal Wathon KH Abdul Wahab Hasbullah (1916)

  • Pusaka hati wahai tanah airku
  • Cintamu dalam imanku
  • Jangan halangkan nasibmu
  • Bangkitlah hai bangsaku
  • Indonesia negeriku
  • Engkau panji martabatku
  • Siapa datang mengancammu
  • ‘Kan binasa di bawah durimu

Baca Juga: Muktamar ke-35 NU Bergulir, Gus Yahya Sambut Presiden Prabowo dan Puluhan Ribu Nahdliyin

Adapun Muktamar ke-35 NU akan berlangsung hingga Senin (31/8) mendatang di Tambakberas, Jombang.(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *