Malang, Bhirawa-Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM) resmi menyambut sebanyak 452 mahasiswa baru pada pelaksanaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba). Jumlah tersebut menyisihkan lebih dari 1.000 pendaftar dan sekitar 700 peserta yang dinyatakan lolos seleksi penerimaan.
Dekan Fakultas Hukum UMM, Prof. Dr. Tongat, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa capaian jumlah mahasiswa baru tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan kuota sekitar 400 mahasiswa.
”Sebaran mahasiswa baru FH UMM sangat luas, membentang dari Sabang sampai Merauke. Untuk wilayah luar Jawa Timur, penerimaan didominasi oleh mahasiswa dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Nusa Tenggara Barat (NTB),” ujar Prof. Tongat.

Ia menjelaskan, Pesmaba menjadi momentum krusial untuk mengenalkan atmosfer akademis perguruan tinggi kepada mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai perancangan studi, mekanisme pengambilan mata kuliah berdasarkan capaian Indeks Prestasi (IP) setiap semester, hingga penyesuaian pola belajar yang berbeda dari jenjang sekolah menengah.
”Pesmaba bukan sekadar seremonial, tetapi esensinya adalah mengenalkan tata cara studi perguruan tinggi agar mahasiswa siap sedini mungkin, mampu menyelesaikan kuliah tepat waktu, dan cepat terserap di dunia kerja,” tegasnya.
Menanggapi rekam jejak dan akreditasi, Prof. Tongat menegaskan FH UMM merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi hukum terkemuka di Indonesia. FH UMM telah mempertahankan akreditasi ‘A’ sebanyak lima kali berturut-turut hingga kini mengantongi konversi Akreditasi Unggul secara nasional. Di tingkat internasional, FH UMM juga telah meraih rekognisi resmi melalui akreditasi dari lembaga FIBAA.
Dalam hal kemudahan jalur kelulusan, FH UMM memberikan ruang bagi mahasiswa untuk lulus tanpa skripsi melalui jalur publikasi karya tulis ilmiah pada jurnal terakreditasi minimal Sinta 4 hingga Sinta 1, maupun jurnal internasional bereputasi (Scopus).
Saat ini FH UMM mengelola dua program studi, yakni S-1 dan S-2 Hukum, serta sedang dalam proses pengajuan pembukaan Program Doktor (S-3) Hukum ke Kemenristekdikti. Ke depan, FH UMM juga terus memperluas kolaborasi internasional melalui program double degree, student mobility, dan credit transfer guna memperkuat daya saing lulusan di kancah global. mut












