Kota Malang, Bhirawa– Siswa MAN 2 Kota Malang, mendapat bimbingan dan pengarahan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari Polresta Malang Kota. Pengetahuan AI diberikan merespons dinamika era digital yang merambah kalangan pelajar.
Tim Polresta Malang Kota turun langsung ke sekolah mengedukasi ratusan peserta didik MAN 2 Kota Malang lewat agenda Sosialisasi dan Simulasi Program Paham AI, bertempat di Aula Madrasah, Jumat (25/9).
Kegiatan yang menyasar seluruh siswa kelas X ini dibuka langsung oleh Kasi Pendma Kemenag Kota Malang, H. Abd. Mughni, S.Ag., M.Pd. Turut mendampingi, Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, M.Pd., serta jajaran Wakil Kepala Madrasah.
Tim Polresta Malang Kota bertindak sebagai trainer dan fasilitator. Rombongan dipimpin langsung oleh Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Polresta Malang Kota, AKP Wardi Waluyo, S.H., M.H., bersama jajaran personel yakni Aipda Selvi, Aipda Hendra, Aipda Firman, Brigpol Iman, Briptu Rio, dan Bripda Rizky.
Penyampaian materi dikemas interaktif dan aplikatif melalui simulasi nyata piranti AI. Para siswa tidak hanya dikenalkan pada potensi AI sebagai penunjang belajar, melainkan juga dibekali pemahaman mendalam terkait keamanan siber (cyber security) serta rambu-rambu etika digital.
Kasi Pendma Kemenag Kota Malang, H. Abd. Mughni menegaskan pentingnya menjaga adab di tengah derasnya arus disrupsi teknologi.
”Kami berharap AI dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak. Namun, secanggih apa pun teknologi, anak-anak tetap wajib menjaga perilaku dan akhlaqul karimah. Terima kasih kepada Tim Polresta Malang Kota yang telah memberikan tips bijak menggunakan AI sebagai bekal menghadapi era digital,” tutur Mughni.
Senada, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menggarisbawahi bahwa kemajuan instrumen digital tidak boleh mematikan nalar kritis siswa.
”AI hendaknya menjadi sarana untuk mendongkrak kreativitas, produktivitas, dan kualitas pembelajaran, bukan justru menggantikan proses berpikir orisinal. Teknologi boleh kian maju, tetapi kejujuran akademik, akhlak, dan integritas tetap menjadi fondasi utama,” tegas Samsudin.
Sementara itu, mewakili Kapolresta Malang Kota, AKP Wardi Waluyo menyampaikan apresiasi tinggi atas keterbukaan pihak madrasah dalam menyambut edukasi literasi digital ini.
”Kami sangat mengapresiasi MAN 2 Kota Malang yang telah memfasilitasi kegiatan Program Paham AI ini. Harapan kami, wawasan ini membentengi para pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi mutakhir secara positif, kritis, dan bertanggung jawab,” tandasnya.
Edukasi kolaboratif ini berlangsung dinamis dan menuai antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui penguatan literasi digital berbasis karakter ini, generasi muda madrasah diharapkan makin cakap memanfaatkan teknologi masa depan tanpa meninggalkan integritas diri. mut












