SMAN 1 Turen Padukan Penguatan Vokasi dan Akhlak Lewat Event Luar Kelas

Malang, Bhirawa – SMAN 1 Turen terus memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkaya metode pembelajaran aplikatif bagi para peserta didik. Bagi sekolah rujukan di Kabupaten Malang ini, proses belajar-mengajar tidak melulu harus terkurung di dalam ruang kelas. Mengasah kompetensi, daya kreativitas, hingga pembentukan karakter siswa justru dapat digembleng secara optimal lewat agenda luar kelas yang terstruktur.

​Hal tersebut ditegaskan Kepala SMAN 1 Turen, Agus Harianto, usai mendampingi gelaran Scholastic Uprising Day bersama Good Day di lingkungan sekolah setempat,akhir pekan kemarin. Kegiatan ini menyajikan beragam aktivitas interaktif, mulai dari unjuk gelar seni, kompetisi minat-bakat, hingga arena ekspresi kreativitas pelajar.

​”SMAN 1 Turen sangat terbuka dengan siapapun yang ingin berkolaborasi. Pintu kami terbuka lebar selama muaranya untuk kepentingan peningkatan kompetensi anak-anak, baik di bidang vokasi, keterampilan praktis, maupun penunjang akademis,” ujar Agus Harianto Kepala SMA N 1 Turen.

​Kendati membuka diri seluas-luasnya terhadap kemitraan eksternal, Agus menggarisbawahi bahwa setiap agenda kolaboratif wajib mengedepankan nilai-nilai adab dan budi pekerti luhur. Menurutnya, kepiawaian intelektual harus berjalan selaras dengan etika.

​”Pintar apa pun keterampilannya, sehebat apa pun potensinya, penekanannya tetap pada akhlak mulia. Fondasi karakter dan adab tidak boleh luntur,” tegasnya.

​Agus menjelaskan, agenda semacam ini tetap dirancang terintegrasi dengan capaian kurikulum. Peserta didik kelas XII, misalnya, diberi penugasan produksi konten video (vlog) kreatif. Siswa kelas XI diarahkan pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya, sementara kelas X memanfaatkan kegiatan untuk menyusun teks laporan observasi dan laporan teknis pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.

​”Tidak ada anak yang datang hanya menjadi penonton pasif tanpa aktivitas belajar. Pola ini sejalan dengan pembelajaran kontekstual yang bermakna dan menggembirakan,” tambah Agus, yang juga menaruh perhatian besar pada penanaman jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.

​Senada, Wakil Kepala SMAN 1 Turen Bidang Kesiswaan, Ilham Santoso, menyampaikan bahwa seluruh kelompok ekstrakurikuler diberikan panggung untuk unjuk gigi.

​”Semua potensi ekstra tampil penuh dan disambut antusiasme tinggi. Sekolah ingin memastikan setiap sarana unjuk bakat tetap membawa dampak nyata bagi penguatan karakter dan nilai religius para siswa,” jelas Ilham.

​Kemeriahan acara kian terasa ketika Kepala SMAN 1 Turen Agus Harianto bersama salah seorang guru, Nila, turut menyumbangkan suara di atas panggung, mencerminkan keakraban harmonis antara tenaga pendidik dan siswa.

​Rangkaian ajang ini turut dimeriahkan turnamen e-sport Mobile Legends yang dijuarai oleh tim SMANEREB, laga futsal yang disabet Tim Six Seven, stan mini game kewirausahaan, serta ditutup dengan penampilan modern dance dan atraksi koreografi suporter sekolah.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *