Sukses Gelar BTI 2026, UMM Antarkan Karya Pelajar se-Jatim Raih Hak Cipta

Para peserta digembleng secara intensif. sepuluh modul pembelajaran keilmuan mutakhir,

Kota ​Malang, Bhirawa

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses mencatatkan capaian gemilang dalam penutupan program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026. Melalui pendampingan komprehensif, Kampus Putih ini berhasil mengantarkan delapan karya inovatif ciptaan pelajar SMA/SMK sederajat se-Jawa Timur meraih pengakuan hukum berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

​Keberhasilan UMM dalam mengawal talenta muda ini mendapat apresiasi tinggi dari Perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Ulfan Taufiq. Berdasarkan evaluasi lapangan, UMM dinilai maksimal dalam menyediakan ekosistem dan fasilitas pembelajaran.

​”Semangat membara dari para peserta untuk terus belajar dan berkolaborasi di luar jam pelajaran menjadi bukti bahwa program di UMM berjalan sangat apik. Pengalaman berharga ini harus disebarluaskan saat mereka kembali ke sekolah,” ujar Ulfan di sela-sela penutupan acara.

​Sementara itu, Ketua Pelaksana BTI UMM, Dr. Dyah Worowirastri Ekowati, M.Pd., memaparkan bahwa program ini diikuti oleh 37 siswa pilihan dari 11 sekolah yang tersebar di lima kota/kabupaten di Jawa Timur.

​Selama masa karantina, para peserta digembleng secara intensif. Mulai dari sepuluh modul pembelajaran keilmuan mutakhir, observasi lapangan ke kawasan Sumber Maron, hingga praktik perancangan proyek pemecahan masalah (problem solving).

​Hasilnya pun sangat positif. Berdasarkan evaluasi panitia, sebanyak 95 persen peserta mengalami peningkatan nilai akademik secara drastis.

​”Alhamdulillah, berkat dedikasi luar biasa dalam mengerjakan proyek tanpa mengenal lelah, adik-adik peserta berhasil menghasilkan delapan karya inovatif dan satu karya visual kelompok. Seluruhnya langsung kami daftarkan dan sukses memperoleh Hak Cipta,” tegas Dyah.

​Siapkan Book Chapter Nasional

​Sebagai langkah keberlanjutan, UMM juga telah merancang program pascapelatihan. Para peserta diwajibkan menarasikan pengalaman serta hasil inovasi mereka ke dalam karya tulis komprehensif.

​Wakil Rektor I UMM, Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., menegaskan bahwa pihak kampus menargetkan seluruh narasi pelajar tersebut dihimpun secara profesional untuk diterbitkan menjadi book chapter berskala nasional yang juga akan didaftarkan HKI-nya.

​”Sepandai dan setinggi apa pun kecerdasan seseorang, ia tidak akan pernah mencetak sejarah jika tidak menulis. Maka, jadikanlah perolehan Hak Cipta dan tulisan kalian di UMM ini sebagai ukiran prestasi abadi yang terus dikenang serta menebar manfaat nyata,” pesan Prof. In’am saat menutup kegiatan secara resmi.

​Lewat kesuksesan BTI 2026, UMM kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang visioner dalam melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga melek terhadap pentingnya perlindungan karya intelektual.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *