Malang, Bhirawa – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Pengurus Cabang Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menghidupkan kembali dolanan tradisional sebagai strategi edukatif menekan ketergantungan gawai pada anak Generasi Alpha.
Langkah tersebut diwujudkan lewat pertemuan rutin bertema “Permainan Tradisional di Era Gen Alpha” yang digelar di Pendopo Agung Putro Purwo, Kelurahan Tunggulwulung, Selasa 27/10.
Ketua HIMPAUDI Kecamatan Lowokwaru, Monica Mariana, SH., S.Psi, menyatakan bahwa pelestarian warisan budaya ini memerlukan peran aktif para pendidik. Guru dituntut tidak hanya mengenalkan nama permainan, melainkan juga menguasai aturan hingga memodifikasinya sesuai tahap tumbuh kembang anak.
”Harapan utama kami, guru-guru dapat mempraktikkannya langsung di lembaga PAUD masing-masing. Dengan begitu, anak-anak kembali memiliki ruang untuk bermain bersama, mengasah kemampuan motorik, belajar bersosialisasi, dan mencintai budaya sendiri,” tegas Monica.
Inisiatif tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua PD HIMPAUDI Kota Malang, Maisaroh, S.Pd., M.Pd. Ia menekankan esensi pembelajaran anak usia dini yang semestinya aktif dan tidak melulu terpaku di dalam ruang kelas dengan buku.
”Pembelajaran di PAUD tidak harus selalu di dalam kelas. Permainan seperti engklek, bentengan, dan kucing-kucingan terbukti efektif mengalihkan perhatian anak dari layar ponsel. Di sekolah, anak-anak tetap ceria dan aktif bergerak tanpa menyentuh gawai,” papar Maisaroh.
Ia pun menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua agar pembatasan gawai serta stimulasi gerak ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, melainkan berlanjut di rumah.
Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali praktik lima jenis permainan tradisional terpilih dengan bimbingan langsung budayawan dolanan tradisional, Mbah Jo dan Nyai Kembang. Para pendidik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk mempraktikkan aturan main secara interaktif agar siap diterapkan ke dalam kurikulum pembelajaran harian di sekolah masing-masing.mut






