Tebar Kepedulian, DWP UM Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako ke Santri Ponpes Al-Ikhlas Singosari

 

​Malang, Bhirawa — Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Malang (DWP UM) kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat melalui aksi bakti sosial bertajuk tebar manfaat. Kali ini, aksi sosial tersebut menyasar puluhan santri di Pondok Pesantren Yatim dan Dhuafa Al-Ikhlas, Singosari, Kabupaten Malang, Senin 28/9.

​Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini diikuti sekitar 50 santri serta 28 jajaran pengurus dan anggota DWP UM. Dalam kunjungan tersebut, DWP UM menyalurkan beragam bantuan esensial, mulai dari dana penunjang pendidikan, paket sembilan bahan pokok (sembako), perlengkapan alat tulis sekolah, hingga peralatan operasional rumah tangga panti.

​Ketua DWP UM, Arida Atmawati Hariyono, menegaskan bahwa bakti sosial ini merupakan agenda rutin tahunan yang dirancang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meringankan beban sesama tanpa memandang latar belakang.

​”Tujuan utama kami mengadakan bakti sosial ini adalah berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan tanpa pandang bulu, sekaligus mempererat silaturahmi. Bantuannya bermacam-macam, selain dana pendidikan dan sembako, kami juga menyalurkan alat tulis dan kebutuhan rumah tangga yang memang mendesak diperlukan santri di sini,” ujar Arida.

​Arida menambahkan, sasaran penerima manfaat aksi sosial DWP UM senantiasa dievaluasi secara dinamis agar tepat guna. Jika pada tahun sebelumnya kegiatan berfokus menyantuni lansia di griya jompo, tahun 2026 ini perhatian dialokasikan penuh untuk pembinaan anak-anak asuh di panti asuhan dan pondok pesantren.

​Pelaksanaan bakti sosial tahun 2026 ini digawangi oleh kolaborasi kepanitiaan dari Fakultas Kedokteran (FK) serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UM. Langkah ini sekaligus menggarisbawahi komitmen UM dalam mendukung akselerasi Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pengentasan kemiskinan (SDG 1), pemenuhan akses pendidikan bermutu (SDG 4), dan penguatan kemitraan kelembagaan bersama masyarakat (SDG 17).

​Melalui agenda turun langsung ke lapangan ini, Arida berharap nilai-nilai empati dan rasa syukur seluruh keluarga besar DWP UM semakin terasah.

​”Melihat kondisi adik-adik di sini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan peka terhadap mereka yang masih memerlukan uluran tangan. Harapan kami kegiatan ini terus berjalan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang demi kemaslahatan masyarakat luas,” pungkasnya. mut

​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *