Tiga Menteri Kunjungi Mbois Fest XI, Tegaskan Posisi Malang Sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO

Kota Malang, Bhirawa-Penyelenggaraan Mbois Fest XI yang berkolaborasi dengan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) di Kota Malang mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, ajang apresiasi ekonomi kreatif skala nasional ini dihadiri oleh tiga menteri jajaran kabinet selama tiga hari berturut-turut.

​Ketua Harian Indonesian Creative Cities Network (ICCN) sekaligus Ketua OC ICCF, Vicky Arief Herinadharma, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan penuh nasional terhadap penguatan ekosistem kreatif di Malang Raya.

​”Alhamdulillah, ini hari ketiga penyelenggaraan Mbois Fest ke-11. Selama tiga hari ini kami menerima apresiasi luar biasa secara nasional. Hari pertama dikunjungi Menteri Koperasi, hari kedua Menteri Ekonomi Kreatif, dan hari ketiga dikunjungi oleh Menpora,” ujar Vicky Arief di sela-sela kegiatan.

​Menurut Vicky, kunjungan maraton jajaran menteri tersebut menjadi suntikan semangat sekaligus daya ungkit strategis bagi Kota Malang yang kini telah resmi ditetapkan sebagai Kota Kreatif Dunia kategori Media Arts oleh UNESCO.

​Selain mengoptimalkan peran Malang Creative Center (MCC) yang memfasilitasi 1.100 hingga 1.300 event setiap bulannya—mulai dari lokakarya, seminar, hingga pameran—penyelenggara kini mendorong desentralisasi ruang publik kreatif.

​Salah satu terobosan Mbois Fest XI adalah uji coba (piloting) dan elaborasi pemanfaatan Stadion Gajayana Malang sebagai ruang kreatif publik berbasis sportainment. Langkah ini selaras dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mendorong aktivasi stadion-stadion di Indonesia menjadi Sport Economic Hub.

​”Kami mencoba melakukan kick-off agar ruang seperti stadion ini tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga terkoneksi menjadi Sport Creative Economic Hub. Ada Malang Creative Connect untuk seminar, Sound of Malang Menyala untuk konser, Malang Sportainment, hingga Arema Market,” jelasnya.

​Atas nama penyelenggara, Vicky menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika selama penyelenggaraan kegiatan terdapat penyesuaian arus lalu lintas atau ketidaknyamanan.

​”Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas dinamika selama festival. Harapan dan doa kita bersama, seluruh komitmen serta dukungan dari tiga kementerian ini membawa Kota Malang semakin baik dan terus menyala,” pungkasnya. mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *