Tim Departemen Matematika FSTeM UB kenalkan inovasi “Lantai Pintar Geometri” berbasis Arduino di SDN Giripurno 01 Batu

Batu, Bhirawa— Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Departemen Matematika Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menggelar sosialisasi alat peraga edukatif modern bertajuk “Lantai Pintar Geometri” di SDN Giripurno 01 Kota Batu, Rabu (16/9). Inovasi berbasis mikrokontroler Arduino ini dihadirkan untuk menjawab kejenuhan serta kesulitan siswa dalam memahami konsep bangun datar secara konkret.

​Ketua Tim PkM FSTeM UB, Dr. Sa’adatul Fitri, M.Sc., menjelaskan bahwa pengembangan media ajar ini berpijak pada filosofi Realistic Mathematics Education (RME). Pendekatan ini bertujuan memutus kebiasaan belajar siswa yang selama ini cenderung sekadar menghafal rumus tanpa memahami prinsip dasar di baliknya.

Tim FSTeM di SDN Giripurno Kota Batu

​”Sering kali siswa hanya menghafal rumus luas, tetapi tidak mengerti proses konsepnya. Melalui Lantai Pintar Geometri, matematika yang tadinya abstrak dihadirkan secara visual dan interaktif sehingga siswa dapat membuktikan langsung konsep transformasi luas tersebut,” terang Dr. Sa’adatul Fitri usai menyerahkan perangkat peraga secara simbolis kepada pihak sekolah.

​Perangkat inovatif ini memadukan papan kisi (grid) 4 baris x 8 kolom berukuran 9 cm x 17 cm, 32 sensor cahaya (LDR), 32 lampu LED indikator, serta layar LCD yang menampilkan kalkulasi luas dan keliling secara langsung (real-time). Sistem kendali dirancang praktis menggunakan satu tombol putar navigasi, memudahkan guru mengoperasikannya tanpa perlu menguasai bahasa pemrograman yang rumit.

​Alat ini menyediakan tujuh mode interaktif bertahap, mulai dari Mode Bebas, Mode Keliling, Mode Alas dan Tinggi, Mode Stensil, Mode Target Luas, Mode Target Keliling, hingga Mode Transformasi yang menjadi inti pembuktian konservasi luas bidang datar.

​Kepala SDN Giripurno 01 Batu, Eny Isnaini, S.Pd., M.Pd., menyambut positif terobosan teknologi pembelajaran ini. Menurutnya, kehadiran tim akademisi FSTeM UB memberikan angin segar bagi 10 guru dan 39 siswa yang terlibat langsung dalam sesi praktik di kelas.

​”Guru-guru kami mendapatkan keterampilan baru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk RPP, sementara anak-anak terlihat sangat antusias saat mencoba tantangan di tiap mode alat peraga ini. Pembelajaran jadi terasa seperti bermain sambil bernalar,” ungkap Eny.

​Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), mencakup peningkatan kualitas pendidikan dasar (SDG 4), penguatan kompetensi tenaga pendidik (SDG 8), serta perluasan kemitraan institusi pendidikan (SDG 17).mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed