Tim PkM Kimia UB bersama Warga Poncokusumo
Malang, Bhirawa-Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Departemen Kimia, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menggelar pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) bagi masyarakat Dusun Kunci, Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (19/7) tersebut diketuai oleh Dr.Sc. Siti Mariyah Ulfa, bersama anggota tim dari Laboratorium Kimia Organik, yakni Dr. Moh. Farid Rahman dan Masruri, Ph.D. Program ini berfokus pada analisis dan deteksi kandungan fitokimia pada bahan dasar jamu herbal guna meningkatkan kualitas serta nilai guna tanaman obat lokal.
Ketua Tim PkM Kimia UB, Dr.Sc. Siti Mariyah Ulfa menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan edukasi berbasis keilmuan kimia yang dapat diserap dengan mudah oleh masyarakat luas.
”Melalui pengujian fitokimia sederhana ini, warga dapat memastikan kualitas serta efektivitas bahan baku herbal yang digunakan untuk jamu tradisional,” ujar Dr.Sc. Siti Mariyah Ulfa.
Dalam pelaksanaannya, warga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Kunci dibekali pemahaman materi mengenai senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Selain menerima teori, para peserta diajak langsung mempraktikkan uji kualitas dan deteksi kandungan aktif secara mandiri menggunakan metode reagen atau pereaksi sederhana yang aman serta mudah diterapkan sehari-hari.
Melalui pelatihan TTG ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu memproduksi jamu secara turun-temurun, tetapi juga memiliki standar pengetahuan ilmiah dasar mengenai keamanan dan potensi bahan alami yang mereka olah. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Departemen Kimia UB untuk terus menghadirkan sains aplikatif yang berdampak pada kemandirian ekonomi dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan PkM ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). mut






