200 titik layanan air dikerahkan untuk memastikan kenyamanan jamaah
Kota Malang, Bhirawa
Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menunjukkan komitmen totalitas dalam menyambut gelaran akbar Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Perusahaan plat merah ini menyatakan kesiapannya untuk all out melayani kebutuhan air bersih dan konsumsi bagi jutaan jamaah yang diprediksi memadati Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026 mendatang.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 200 titik layanan air dikerahkan untuk memastikan kenyamanan jamaah. Rinciannya mencakup 50 titik suplai air untuk kebutuhan MCK, 50 titik kran wudhu di area dalam stadion, serta 100 titik anjungan air siap minum yang tersebar di lingkar luar stadion.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, menegaskan bahwa fasilitas ini merupakan bentuk tanggung jawab moral Tugu Tirta sebagai bagian dari Pemerintah Kota Malang sekaligus tuan rumah.
”Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik. Ketersediaan air minum dan fasilitas sanitasi adalah instrumen vital dalam acara sebesar ini. Kami pastikan layanan tersedia secara maksimal agar jamaah bisa beribadah dengan khidmat tanpa perlu merisaukan akses air bersih,” ujar Priyo usai meninjau lokasi, Senin (2/2) sore.
Menariknya, seluruh pasokan air yang disediakan dalam anjungan tersebut bukan sekadar air bersih biasa, melainkan air siap minum yang telah lolos uji standar kesehatan dan mengantongi sertifikat Halal dari MUI. Hal ini senada dengan prestasi Tugu Tirta sebelumnya yang sempat memecahkan Rekor MURI pada gelaran PORPROV Jatim 2025 lewat inovasi serupa.
Priyo berharap, kesiapan infrastruktur air ini tidak hanya menyukseskan acara, tetapi juga mempertegas citra Kota Malang sebagai kota yang mumpuni dalam menggelar event religi berskala nasional.
”Kami ingin jamaah merasa aman dan nyaman. Ini adalah bakti kami untuk masyarakat dan organisasi NU yang genap berusia satu abad,” pungkasnya.mut










