UMM resmi membuka jalur penerimaan mahasiswa baru khusus bagi influencer dan konten kreator
Kota Malang, Bhirawa
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat posisinya sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Terbaru, Kampus Putih resmi membuka jalur penerimaan mahasiswa baru (PMB) khusus bagi influencer dan konten kreator. Melalui jalur ini, para pendaftar diberikan keistimewaan masuk tanpa harus mengikuti ujian tulis, cukup dengan mengandalkan portofolio digital mereka.
Pendaftaran jalur khusus ini dibuka mulai 1 April hingga 25 Juni 2026. Langkah ini menjadi angin segar bagi generasi muda yang ingin menyeimbangkan antara hobi kreatif di dunia maya dengan pendidikan tinggi berkualitas.
Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., menegaskan bahwa kebijakan ini adalah investasi strategis untuk mencetak lulusan yang tidak hanya populer, tetapi juga berintegritas. Menurutnya, kampus tidak boleh menutup mata terhadap lahirnya profesi-profesi baru yang muncul dari rahim teknologi.
”Dunia sudah berubah, dan cara kita menilai kecerdasan anak bangsa juga harus berekspansi. Para konten kreator ini adalah public relations bagi generasinya. Mereka punya panggung, algoritma, dan pengaruh besar. UMM ingin mewadahi bakat tersebut agar mereka tidak sekadar asal viral, tetapi memiliki fondasi akademik yang matang,” ujar Dr. Ahmad Juanda saat memberikan keterangan resmi, Selasa (14/4).
Dalam persyaratan yang dirilis, UMM menetapkan standar kuantitatif tertentu bagi calon mahasiswa. Untuk platform YouTube, pendaftar minimal harus memiliki 5.000 subscribers. Sementara bagi pengguna Instagram dan TikTok, syarat minimal yang ditetapkan adalah 10.000 pengikut (followers).
Namun, Juanda menambahkan bahwa pihaknya memberlakukan filter kualitas yang ketat terkait substansi konten. Konten yang diproduksi wajib bersifat kreatif, edukatif, dan mampu menularkan energi positif kepada masyarakat.
”Kami mencari mereka yang bisa menginspirasi publik. Jika mereka sudah mahir berkomunikasi secara visual di media sosial, UMM siap memolesnya menjadi talenta profesional yang dampaknya jauh lebih luas bagi masyarakat,” imbuhnya.
Gebrakan ini diharapkan tidak hanya menjaring bibit unggul di ranah digital, tetapi juga membuktikan kesiapan UMM dalam mendampingi generasi Z menghadapi tantangan industri kreatif masa depan. Dengan jalur ini, karya kreatif di dunia maya kini resmi menjadi tiket menuju masa depan akademik yang cerah di Kampus Putih. mut











