Malang, Bhirawa Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tulusrejo tidak melulu harus lewat agenda formal. Pendekatan santai justru kerap menjadi sarana efektif untuk menyelami kondisi riil di lapangan.
Langkah itulah yang diambil Babinsa Kelurahan Tulusrejo Koramil 0833-05/Lowokwaru, Serda Fajar, saat menggelar anjangsana dan komunikasi sosial (komsos) bersama warga serta jajaran Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Tulusrejo, Kota Malang, Minggu (20/9).
Tanpa sekat birokrasi, Serda Fajar membaur bersama masyarakat. Obrolan mengalir mulai dari dinamika lingkungan, aktivitas sehari-hari warga, hingga potensi kendala wilayah.
Bagi Fajar, agenda turun ke lapangan bukan sebatas gugur kewajiban menjaga teritorial, melainkan ikhtiar merawat rasa percaya antara aparat dan warga.
“Kuncinya ada pada komunikasi. Sering berdialog membuat kita paham betul denyut kehidupan warga sekaligus responsif jika muncul persoalan di lingkungan,” tutur Fajar.
Selain warga, konsolidasi juga ditujukan kepada jajaran Linmas sebagai garda depan keamanan lingkungan. Sinergi segitiga antara Babinsa, Linmas, dan warga dinilai menjadi modal utama menjaga kondusivitas wilayah.
Melalui obrolan tatap muka ini, warga leluasa menyampaikan aspirasi tanpa canggung. Di saat bersamaan, Babinsa dapat menyisipkan imbauan kamtibmas secara persuasif.
Kunjungan sederhana ini menegaskan bahwa fondasi keamanan wilayah bermula dari komunikasi yang tulus, kepedulian bersama, serta kolaborasi aktif seluruh elemen masyarakat. mut












