BI Malang Optimisme Konsumen Terjaga Kuat di Tengah Moderasi Ekonomi

Febrina Kepala BI Malang

Kota Malang, Bhirawa

​Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Malang pada November 2025 menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap berada pada level optimistis, meskipun terjadi sedikit moderasi atau penurunan tipis dibandingkan bulan sebelumnya.

​Hal ini disampaikan Kepala BI KPw Malang, Febrina, saat merilis hasil survei tersebut, hari ini. Ia menyebutkan, optimisme yang terjaga kuat ini mencerminkan resiliensi masyarakat di tengah dinamika perekonomian.

​“Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) untuk November 2025 tercatat sebesar 159,9,” ujar Febrina.

Angka ini, tambah dia, masih jauh di atas ambang batas optimisme, yakni 100. Namun, sedikit lebih rendah dibandingkan capaian Oktober 2025 yang sebesar 161,5.

​Febrina menjelaskan, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini (Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini/IKE) terpantau masih kuat, tercatat sebesar 147,3. Angka ini relatif stabil meskipun sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya (149,6).

​Moderasi pada IKE, lanjut Febrina, terutama bersumber dari Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja yang turun 4,2 poin menjadi 142,0 (dari 146,2).

Selain itu Indeks Penghasilan Saat Ini yang menurun 3,3 poin menjadi 151,0 (dari 154,3).

​Meskipun demikian, tambah Febrina, Indeks Pembelian Durable Goods atau barang tahan lama justru menunjukkan sedikit peningkatan sebesar 0,8 poin, mencapai 149,0 di November 2025.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat untuk kebutuhan jangka panjang masih baik.

​Di sisi lain, ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi untuk enam bulan ke depan (Indeks Ekspektasi Konsumen/IEK) juga terpantau tetap solid. IEK November 2025 tercatat sebesar 172,5, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya (173,4).

​Febrina memaparkan, pelemahan tipis pada IEK berasal dari Indeks Ekspektasi Penghasilan yang turun 5,7 poin menjadi 176,0. Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja yang turun 3,1 poin menjadi 169,5.

​“Poin menariknya, Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha justru mencatat kenaikan signifikan, yakni meningkat 6,0 poin menjadi 172,0,” tegas Febrina.

Hal ini menunjukkan adanya pandangan positif yang semakin kuat dari konsumen terhadap prospek bisnis atau kegiatan usaha ke depan, yang menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi.

​Febrina menegaskan, BI Malang akan terus memonitor perkembangan ini untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dan mendukung upaya menjaga optimisme konsumen.mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *