Malang, Bhirawa-Upaya memperkuat etika digital di kalangan prajurit terus dilakukan Kodim 0833/Kota Malang. Mengingat media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, seluruh anggota diajak untuk semakin bijak, santun, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan platform digital, Senin (24/8).
Langkah ini digelar melalui sosialisasi literasi media sosial sebagai sarana preventif guna mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, fitnah, maupun informasi provokatif—baik di internal prajurit maupun saat berinteraksi di wilayah binaan masing-masing.
Ws. Pasi Intel Kodim 0833/Kota Malang, Kapten Inf Rizal Pelu, menegaskan bahwa dinamika ruang digital bergerak sangat cepat. Satu unggahan sederhana dapat langsung tersebar luas dan memicu dampak besar. Oleh karena itu, prinsip kehati-hatian dalam memilah informasi menjadi hal wajib.
Baca Juga:Komsos Babinsa, Serda Mahmudin Dorong UMKM Warga Tunggulwulung Makin Berdaya
“Bijak bermedia sosial bukan berarti membatasi diri untuk berkomunikasi. Justru kita harus bisa menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, bermanfaat, dan membangun. Saring sebelum sharing,” tegas Kapten Inf Rizal Pelu.
Ia menambahkan, anggota juga diimbau menghindari perdebatan tidak produktif di dunia maya serta membentengi diri dari konten yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, media sosial hendaknya dioptimalkan sebagai sarana mempererat ruang komunikasi dengan warga sekaligus mempublikasikan berbagai kegiatan kewilayahan yang inspiratif.
Melalui edukasi ini, para prajurit Kodim 0833/Kota Malang diharapkan mampu menjadi agen literasi yang cerdas dan santun, demi menjaga marwah diri, keluarga, serta institusi TNI di mata publik.mut












