Malang, Bhirawa – Guna mencegah terulangnya insiden kebakaran lahan maupun tumpukan sampah, Komandan Resor Militer (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus, S.Sos., M.M.S., M.Han., meninjau langsung area terdampak pascakebakaran di kawasan Supit Urang, Sukun, Kota Malang, Kamis 29/10.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Danrem didampingi langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis. Selain mengecek proses penanganan akhir dan pendinginan area yang terbakar, kedua perwira TNI AD ini terjun memberikan edukasi langsung kepada warga sekitar mengenai mitigasi bencana kebakaran.
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus menegaskan, kewaspadaan masyarakat terhadap potensi pemicu api mutlak ditingkatkan, terutama perilaku ceroboh yang sering kali dianggap sepele.
”Kami mengimbau keras kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati. Jangan pernah membuang puntung rokok sembarangan yang bara apinya belum mati total, dan hindari membakar sampah tanpa pengawasan. Tindakan kecil yang lalai semacam ini bisa menjadi pemantik kobaran api besar yang merugikan lingkungan dan permukiman warga,” tegas Kolonel Wahyu di lokasi peninjauan.
Senada, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis mengajak warga sekitar kawasan Supit Urang untuk menguatkan sistem pengawasan lingkungan secara partisipatif dan saling mengingatkan.
”Pencegahan kebakaran bukan semata-mata tugas aparat atau petugas pemadam, melainkan tanggung jawab bersama. Kami mengajak warga untuk aktif memantau lingkungannya. Jika melihat ada kepulan asap atau indikasi titik api sekecil apa pun, segera padamkan atau laporkan secepatnya kepada aparat terkait sebelum membesar,” urai Letkol Inf Dedy Azis.
Pihak TNI berharap, melalui interaksi langsung dan edukasi lapangan ini, kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan kian terbangun kokoh, sehingga kawasan Supit Urang tetap aman dari ancaman kebakaran serupa ke depan.mut






