Malang, Bhirawa — Kabar duka menyelimuti keluarga besar trah Proklamator Bung Karno dan dunia seni budaya Tanah Air. Putra kelima Presiden Pertama RI Ir. Soekarno dari Ibu Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra atau akrab disapa Mas Guruh, berpulang ke Rahmatullah.
Kepergian sang maestro legendaris ini menyisakan duka mendalam bagi seluruh elemen bangsa, tak terkecuali kader PDI Perjuangan sekaligus Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P.
Tokoh Koperasi Nasional ini menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya sosok yang ia sebut sebagai seniman berjiwa pujangga kontemporer.
”Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kita tercinta, putra kelima Bung Karno dari Ibu Fatmawati, Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau dikenal luas sebagai koreografer, musisi, pencipta lagu, dan menurut saya, beliau adalah sosok pujangga dalam fase kontemporer,” tutur Sri Untari penuh haru.
Sri Untari mengenang karya-karya agung almarhum yang telah mewarnai panggung seni Indonesia selama beberapa dekade. Salah satu warisan budaya terbesar Guruh adalah mahakarya panggung Swara Maharddhika yang memadukan keindahan aransemen musik klasik modern dengan koreografi tingkat tinggi.
”Karya-karya agung beliau melalui Swara Maharddhika sungguh sangat indah dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Memadukan musik klasik dengan tata gerak koreografi yang begitu apik. Sampai hari ini, belum ada grup seni yang dapat disetarakan dengan Swara Maharddhika. Itulah salah satu legacy besar beliau untuk bangsa ini,” jelasnya.
Selain karya panggung, Sri Untari juga menyoroti karya lagu monumental ciptaan Mas Guruh yang dipersembahkan secara khusus kepada ibundanya tercinta, Ibu Fatmawati, berjudul Melati Putih.
”Lagu itu sangat indah, haru, syahdu, dan memuat penghormatan luar biasa kepada seorang ibu yang memiliki darma bakti tak terhingga bagi negara,” imbuh politisi perempuan asal Jawa Timur ini.
Mewakili segenap jajaran serta masyarakat seni di Jawa Timur, Sri Untari memanjatkan doa terbaik bagi almarhum Mas Guruh Soekarnoputra. Ia berharap segala dedikasi dan karya seni almarhum dicatat sebagai amal kebaikan di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
”Selamat jalan Mas Guruh. Semoga seluruh dedikasi yang panjenengan berikan untuk bangsa dan negara ini dicatat sebagai amal kebaikan, serta menjadi penghapus segala khilaf dan dosa. Secara pribadi kami sangat kehilangan sosok yang begitu luar biasa dalam dunia seni. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Salam juang, Merdeka!” pungkas Untari.mut












