Kepala OJK Malang Farid Faletehan menyerahkan donasi bazar Ramadan kepada tokoh masyarakat
Kabupaten Malang, Bhirawa
Memasuki bulan suci Ramadan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Malang terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah kerjanya. Melalui program GERAK Syariah (Gebyar Ramadan Keuangan Syariah), edukasi masif dan bakti sosial digelar untuk menyasar ratusan warga di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Kamis (12/3).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial melalui tebus murah sembako dan bazar pakaian bagus pakai (PBP). Tercatat, lebih dari 1.200 paket sembako dan ribuan helai pakaian layak pakai ludes diserbu warga dengan harga sangat terjangkau.
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menegaskan bahwa momentum Ramadan sangat tepat untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat. Ia berharap warga semakin paham cara memanfaatkan produk keuangan yang aman dan legal, khususnya yang berbasis syariah.
”Kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan layanan keuangan yang sesuai prinsip syariah. Di sisi lain, kami juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap modus penipuan dan investasi ilegal yang biasanya marak menjelang Idulfitri,” ujar Farid dalam sambutannya.
Farid mengimbau masyarakat agar selalu melakukan prinsip 2L (Legal dan Logis) sebelum bertransaksi. Ia meminta warga memeriksa legalitas lembaga keuangan melalui kanal resmi OJK sebelum tergiur penawaran pinjaman atau investasi dari pihak yang tidak dikenal di media sosial.
Senada dengan hal tersebut, Camat Jabung, Taufik Nurahman, memberikan apresiasi tinggi atas pemilihan wilayahnya sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, edukasi ini sangat krusial agar warga tidak terjebak pada praktik keuangan yang merugikan.
”Warga kami tidak hanya terbantu secara ekonomi dengan paket sembako murah, tetapi juga mendapatkan bekal ilmu mengenai pengelolaan keuangan yang lebih baik dan bijak,” kata Taufik.
Pantauan di lokasi, antusiasme warga terlihat di berbagai booth edukasi yang disediakan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK). Beberapa lembaga yang turut berpartisipasi antara lain HIMBARSI Malang Raya, Perbarindo, PT Pegadaian, PNM, BNI, BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI), hingga PT BPR Kawan.
Menariknya, seluruh hasil penjualan tebus murah dalam kegiatan ini bersifat nirlaba dan langsung disalurkan kembali untuk kepentingan umat. Hasil penjualan pakaian bagus pakai diserahkan kepada Pondok Pesantren Raudhatul Huffadz An-Nuha Putri II. Sementara itu, hasil tebus murah sembako oleh HIMBARSI Malang Raya disumbangkan ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum di wilayah Jabung.
Melalui sinergi lintas sektor ini, OJK Malang berharap masyarakat Jabung dapat merayakan Hari Raya dengan kondisi keuangan yang sehat dan terhindar dari jeratan aktivitas keuangan ilegal.mut





