Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi, Koperasi SBW Malang Gelar Rapat K2D

Kota Malang, Bhirawa— Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang kembali menggelar Rapat Pertemuan Kelompok Dua Puluh (K2D) rutin bulanan di Aula Lantai 3 Kantor Koperasi SBW, Jalan Raden Intan No. 108, Kota Malang, Senin (7/9).

​Dipimpin langsung Ketua Umum Kopmen SBW, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., agenda ini diikuti sekitar 260 peserta guna memantapkan tata kelola usaha sekaligus mendorong percepatan digitalisasi layanan.

​Rapat rutin tersebut dihadiri jajaran pengurus, pengawas, Petugas Pendamping Lapangan (PPL), Penanggung Jawab Kelompok (PJ), kepala seksi, hingga koordinator usaha. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyosialisasikan perkembangan usaha, kondisi keuangan, dinamika keanggotaan, serta operasional toko kepada para PJ agar diteruskan ke seluruh anggota.

​Dorong Digitalisasi Layanan SAMKOPI dan Fastpay

​Rangkaian acara diawali sosialisasi teknis mengenai digitalisasi layanan SAMKOPI (Samsat Koperasi) dan Fastpay yang dibawakan oleh Andri. Sesi yang berlangsung selama satu jam ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada para PJ agar mampu mengoptimalkan transaksi digital di kelompok masing-masing.

​Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan doa bersama untuk mendoakan jajaran PJ yang tengah sakit atau tertimpa musibah. Pada kesempatan yang sama, pengurus menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa tugas PJ dan PPL periode September secara simbolis.

​Dalam arahannya, Sri Untari menekankan peran krusial para PJ sebagai pilar utama menjaga keberlangsungan lembaga.

​”Ibu-ibu PJ adalah garda yang tangguh dalam membantu lembaga meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif anggota pada setiap musyawarah kelompok,” tegas Sri Untari.

​Evaluasi Kinerja dan Target Omset Jangka Panjang

​Agenda utama diisi pemaparan dari Bidang Usaha dan Keuangan oleh Hj. Sudiastuti, Dra. Jujun Harjuni, M.M., dan Tri Retno Ririn, S.E. Sementara Bidang Kelembagaan disampaikan oleh Mirna Anggraini, S.E., I Gusti Ayu, S.K.M., dan Benedecta, S.Sos., M.AP. Selain itu, Laporan Pengawas turut menyampaikan evaluasi operasional dan kinerja keuangan lembaga secara terukur.

​Sebagai penutup, manajemen menyoroti dua instruksi strategis:

• ​Target omset: Setiap kelompok diwajibkan menyusun prediksi capaian omset untuk jangka waktu satu tahun ke depan.

• ​Penguatan organisasi: Pengurus menampung masukan dan aspirasi anggota demi penyempurnaan struktur serta kualitas pelayanan kelembagaan.

​Acara diakhiri dengan diskusi interaktif tempat para peserta memberikan masukan konstruktif demi mendorong efisiensi operasional dan kemajuan Koperasi SBW secara berkelanjutan. mut

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *