Dr. Lia Istifhama
Surabaya, Bhirawa
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi keberhasilan Timnas Spanyol yang sukses merengkuh trofi juara Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Argentina di partai puncak. Kemenangan *La Furia Roja* ini sekaligus membuktikan ketajaman prediksi senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut.
Sejak awal, Ning Lia memang menjagokan Spanyol lantaran kepincut dengan regenerasi skuad mudanya yang solid. Menurutnya, performa anak-anak muda Spanyol menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan pemain usia dini.
“Selamat untuk Timnas Spanyol yang berhasil menjadi juara dunia. Mereka tampil sangat disiplin, penuh semangat, dan konsisten menunjukkan kualitas kelas wahid hingga peluit panjang dibunyikan,” ujar Ning Lia.
Meski menjagokan Spanyol, kepemimpinan dan perlawanan sengit yang ditunjukkan Argentina tetap mendapat julukan istimewa dari kerabatĀ Khofifah Indar Parawansa ini. Secara khusus, ia menyoroti aksi penyelamatan gemilang tembok terakhir Argentina yang menghindarkan timnya dari kekalahan lebih telak.
“Saya sangat kagum dengan kiper Argentina. Ia bermain luar biasa. Tanpa penyelamatan-penyelamatan pentingnya, skor akhir pertandingan tentu bisa jauh lebih besar,” tambahnya.
Terkait bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, Ning Lia mengaku memiliki ikatan emosional tersendiri. Selain kepincut gaya mainnya, nama sang pemain mengingatkannya pada putra tercinta, Akmal. “Itu jadi alasan personal kenapa saya makin mantap memegang Spanyol,” tuturnya sembari tersenyum.
Tak hanya sorotan di lapangan hijau, Ning Lia juga melemparkan pujian atas inisiatif Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menggelar acara nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Integrasi acara olahraga berskala global dengan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dinilainya sebagai langkah cerdas yang membawa dampak instan bagi roda perekonomian warga.
“Konsep nobar yang menggandeng UMKM ini sangat patut diacungi jempol. Masyarakat bisa menikmati hiburan berkelas, sementara pedagang kecil dan UMKM ketiban rezeki. Semoga skema pemberdayaan ekonomi berbasis momen besar seperti ini terus dirawat dan dilanjutkan,” pungkasnya.mut












