Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, akhirnya runtuh di tangan Jakarta Popsivo Polwan
Malang, Bhirawa
Kejutan besar terjadi di putaran kedua kompetisi bola voli profesional Proliga 2026. Rekor tak terkalahkan sang pemuncak klasemen, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, akhirnya runtuh di tangan Jakarta Popsivo Polwan. Dalam laga yang berlangsung sengit di GOR Ken Arok, Malang, Jumat (6/2), Popsivo sukses menumbangkan Phonska Plus dengan skor 3-1 (25-17, 21-25, 25-18, 26-24).
Kekalahan perdana Phonska Plus ini disinyalir tak lepas dari absennya pelatih kepala Alessandro Lodi di pinggir lapangan. Tanpa sang nahkoda, ritme permainan tim asal Gresik tersebut tampak kehilangan arah sejak set pertama dimulai.
Popsivo Polwan langsung tancap gas di set pembuka. Mengandalkan duet legiun asing, Bhethania De La Cruz dan Yonkaira Pena, tim asuhan Darko Dobriskov ini terus menggempur pertahanan Medi Yoku dkk. Meski Arnetta Putri sempat mencoba memberikan perlawanan, Popsivo yang unggul jauh 14-8 di pertengahan laga berhasil menutup set pertama dengan skor meyakinkan 25-17.
Phonska Plus sempat memberikan harapan di set kedua. Koordinasi apik antara Annie Mitchem dan Shella Bernadheta membawa mereka unggul 8-5. Meski sempat terjadi aksi saling kejar angka hingga 17-17, Phonska Plus berhasil mengunci set ini 25-21 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan. Di set ketiga, kesalahan sendiri sering dilakukan para pemain Phonska Plus. Arsela Nuari dkk dari kubu Popsivo pun tak menyia-nyiakan peluang untuk menutup set dengan skor 25-18.
Puncak ketegangan terjadi di set keempat. GOR Ken Arok bergemuruh saat kedua tim saling kejar-mengejar angka mulai dari 14-14 hingga 23-23. Ketangguhan mental pemain Popsivo akhirnya menjadi pembeda. Setelah melewati masa deuce, mereka sukses menyudahi perlawanan Phonska Plus dengan skor tipis 26-24.
Usai laga, asisten pelatih Phonska Plus, Nico Dwi, mengakui timnya tampil dalam kondisi kurang ideal. Selain hanya mengandalkan satu pemain asing, faktor mental menjadi catatan. “Permainan tim sejak awal terlihat nervous. Namun, saya tetap bangga dengan perjuangan Medi Yoku dkk meski ini kekalahan pertama kami,” ungkapnya.
Di sisi lain, pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobriskov, menyebut kunci kemenangan timnya adalah analisis strategi yang tepat. “Kami sudah mempelajari permainan mereka. Semua sistem berhasil dijalankan, meski ada tekanan. Kami memang diuntungkan dengan berkurangnya satu pemain asing di pihak lawan,” ujar Darko jujur.
Pemain muda Popsivo, Chelsa Berliana, menyambut syukur kemenangan ini. “Penampilan hari ini cukup baik dan bisa mengobati hasil di pertandingan-pertandingan sebelumnya,” singkatnya. Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Proliga 2026 dipastikan semakin memanas.mut








