Bojonegoro, Bhirawa– Sebuah kawasan terpadu yang memadukan rekreasi alam, wisata kuliner, edukasi peternakan, hingga penginapan kini hadir di Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Mengusung nama GRHA BatuBeling, destinasi ini dirancang untuk memberikan sensasi liburan lengkap sekaligus mengangkat potensi lokal daerah dalam satu area terintegrasi.
Penanggung Jawab Media GRHA BatuBeling, Muhammad Khoirul Anam, menyampaikan bahwa kawasan ini menyajikan konsep wisata holistik yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari wisatawan keluarga, rombongan pelajar, hingga agenda instansi.
“Daya tarik GRHA BatuBeling bukan hanya terletak pada banyaknya pilihan aktivitas, tetapi pada bagaimana setiap bagian di dalamnya saling melengkapi. Dari bermain, belajar, menikmati kuliner, beristirahat, hingga mengenal potensi lokal Bojonegoro, semuanya berada dalam satu kawasan di Desa Tulungrejo,” ujar Khoirul Anam.
Wahana Outbound dan Wisata Edukasi
Bagi pencinta aktivitas luar ruang, kawasan ini menghadirkan wahana Mbedidhink Outbound. Tempat ini dilengkapi berbagai fasilitas ketangkasan seperti ice breaking, fun game, high rope, hingga flying fox. Aktivitas ini dirancang tak sekadar untuk rekreasi, tetapi juga ideal untuk outing class, family gathering, team building, maupun kegiatan kemah yang melatih komunikasi dan kekompakan tim.
Tak hanya rekreasi fisik, pengunjung juga disuguhi edukasi peternakan melalui Farm BatuBeling. Di area ini, wisatawan—khususnya kalangan pelajar—dapat mengenal lebih dekat budidaya ayam Kuntara, jenis ayam unggulan yang masih belum banyak dikenal masyarakat luas di Bojonegoro.
Sajian Kuliner Khas Bengawan Solo dan Produk Olahan Lokal
Puas beraktivitas, pengunjung dapat memanjakan lidah di Wakul Cemedhink Trucuk. Tempat makan ini menyajikan beragam olahan khas, dengan menu favorit Nasi Cemedhink Empal bertekstur empuk. Keunikan makin terasa pada menu Cemedhink Jendhil dan Cemedhink Jambal yang menggunakan bahan baku ikan segar tangkapan langsung dari Sungai Bengawan Solo, bukan dari hasil tambak.
Sebagai buah tangan, GRHA BatuBeling memperkenalkan Buah Garink, produk keripik berbahan dasar buah-buahan lokal Bojonegoro. Olahan ini dibuat tanpa bahan pengawet dan tanpa tambahan bumbu untuk mempertahankan cita rasa alami buah.
Fasilitas Penginapan dan Pertemuan
Untuk melengkapi kenyamanan wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih lama, kawasan ini menyediakan fasilitas resort atau penginapan. Selain itu, terdapat pula area Meetpoint yang fleksibel dan dapat dimanfaatkan untuk agenda rapat, seminar, maupun pertemuan kelompok.
Hadirnya GRHA BatuBeling di Kecamatan Trucuk diharapkan mampu menjadi pendorong sektor pariwisata daerah sekaligus membangkitkan ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Bojonegoro.mut








