Surat Belasungkawa Kepala BNPB kepada NTT Pasca-gempa M 7,7

Jakarta, Bhirawa – Surat belasungkawa hadir dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD), Suharyanto kepada masyarakat NTT pasca-gempa magnitudo 7,7, Sabtu (15/8).

Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya sedang mengalami duka mendalam usai terjadi gempa bumi magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8) pagi waktu setempat.

Gempa berskala besar ini kemudian menelan korban luka hingga meninggal dunia, selain kerusakan pada bangunan.

Baca Juga: Imbauan BPBD NTT Pasca-gempa M 7,7: Berikan Doa dan Jaga Privasi Korban

Belasungkawa Kepala BNPB kepada Masyarakat NTT

“Turut berdukacita pascagempa M 7,7 di wilayah NTT dan sekitarnya,” tulis Suharyanto pada laman pribadinya.

“Doa kami menyertai seluruh masyarakat yang terdampak. Semoga, senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menghadapi situasi ini,” imbuhnya.

Melalui pesan belasungkawanya, Suharyanto mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan telah memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) ke lapangan untuk mempercepat proses evakuasi.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak/rusak, dan mewaspadai potensi gempa susulan,” lanjutnya.

Suharyanto juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi dan instruksi resmi dari kanal BMKG dan BNPD demi keselamatan bersama.

“Prioritas utama adalah keselamatan jiwa masyarakat,” tegas pria berpangkat Letnan Jenderal TNI tersebut.

Korban Gempa NTT 15 Agustus 2026

Hingga saat ini, menurut laporan BNPD terdapat 38 korban jiwa, 2 korban luka berat, 11 luka ringan.

Selain itu, ada sekitar 2.000 jiwa korban mengungsi secara mandiri.(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed