​Tingkatkan Mutu Lulusan, Rektor UMM Dorong IKA Realisasikan Program Living Class

Malang,  Bhirawa – Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., mendorong Ikatan Keluarga Alumni (IKA UMM) untuk merealisasikan program Living Class. Program ini dinilai strategis dalam memperkaya proses pembelajaran mahasiswa melalui transfer pengalaman dan wawasan praktis dari dunia profesional.

​Gagasan tersebut ditegaskan Prof. Nazaruddin dalam agenda Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Peraturan Organisasi (PO), serta Program Kerja (Proker) IKA UMM di Rayz Hotel UMM, Minggu 1/11. Pertemuan konsolidasi ini dihadiri jajaran rektorat bersama pengurus IKA UMM tingkat pusat, fakultas, program studi, hingga wilayah.

​Nazar—sapaan akrab Rektor UMM—menyatakan bahwa peran alumni ke depan tidak boleh sekadar menjadi penyedia informasi lowongan pekerjaan. Kolaborasi antara alumni dan mahasiswa harus diarahkan menjadi ruang pertukaran nilai dan pengalaman nyata, sejalan dengan arah pengembangan arsitektur pendidikan UMM melalui konsep Industry Solution Partner (ISP).

​“Kita berharap ada transaksi nilai yang sebenarnya pada setiap pertemuan itu. Seperti hadirnya konsepsi arsitektur pendidikan UMM yang baru, yang kita sebut Industry Solution Partner (ISP),” ujar Prof. Nazaruddin.

​Menurutnya, pengalaman profesional alumni di berbagai sektor—mulai dari akuntansi, jasa konstruksi, perbankan, hingga pemerintahan—akan melengkapi teori yang didapatkan mahasiswa di ruang kuliah. Alumni yang berkiprah di sektor publik, misalnya, dapat mengulas langsung dinamika perumusan anggaran bersama parlemen sebagai studi kasus lapangan.

​“Dari alumni itu penting adanya transaction value seperti pada ISP. Mereka membawa cerita dari berbagai latar belakang kehidupan yang kemudian menjadi literature review bagi adik-adiknya,” imbuhnya.

​Ia pun meminta agenda rakor tidak berhenti pada peremajaan regulasi internal organisasi, melainkan melahirkan program kerja kolaboratif yang disusun secara bottom-up. Pihak kampus juga membuka kesempatan bagi para alumni, termasuk lulusan muda, untuk memperbarui kompetensi lewat pelatihan yang difasilitasi UMM.

​Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum IKA UMM Periode 2023–2028, Dr. M. Irsyad Yusuf (Gus Irsyad), menyambut positif penguatan sinergi tersebut. Mantan Bupati Pasuruan ini menegaskan kesiapan jajaran pengurus untuk memadukan aspirasi alumni dari tingkat prodi hingga pusat menjadi program nyata yang menopang kemajuan almamater.

​Melalui keberlanjutan program Living Class dan konsolidasi jejaring alumni lintas sektor, IKA UMM ditargetkan menjadi jembatan konkret antara dinamika teori akademik di kampus dan tuntutan kebutuhan industri. mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *