Malang, Bhirawa— Semangat kemandirian dan ketekunan akademik membawa Farhan Alif Ujilast mengukir prestasi internasional. Alumnus Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2019 ini berhasil meraih beasiswa penuh (fully-funded) ASEAN Scholarship untuk melanjutkan studi magister di Nalanda University, India.
Di perguruan tinggi bersejarah tersebut, pemuda asal Malang ini mengambil program Master of Arts (M.A.) in Philosophy dengan fokus kajian pada Filsafat Timur, agama, serta pemikiran Irfani. Beasiswa yang diterima mencakup seluruh kebutuhan studi, mulai dari biaya kuliah, akomodasi, uang saku bulanan, hingga tiket pesawat.
Perjalanan Farhan meraih beasiswa ini tidak lepas dari tempaan hidup. Tumbuh sebagai anak yatim sejak kecil membentuk karakternya menjadi sosok yang mandiri dan menempatkan pendidikan sebagai jalan utama untuk berprestasi.
“Sejak kecil saya terbiasa mandiri. Kondisi itu menyadarkan saya bahwa pendidikan adalah hal yang harus diperjuangkan. Saya terus belajar dan mencari peluang agar bisa melangkah lebih jauh,” ujar Farhan.
Ketertarikannya pada dunia filsafat dan pemikiran Islam terasah kuat selama menempuh studi sarjana di UMM. Iklim akademik kampus yang kosmopolit serta ruang diskusi aktif bersama para dosen—seperti Moh. Nurhakim, M.Ag., Ph.D. dan Hasnan Bachtiar, S.H.I., MIMWAdv.—menjadi fondasi penting dalam memperluas cakrawala berpikirnya.
Semasa kuliah, Farhan aktif meneliti pendekatan burhani Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dalam kebijakan sosial pengasuhan anak. Portofolio akademiknya semakin solid setelah ia terpilih menjadi delegasi dalam 8th Global Youth Innovation Summit (GYIS) di Singapura dan Malaysia pada 2025.
Meski kini harus beradaptasi dengan tantangan budaya, bahasa, dan lingkungan baru di India, Farhan optimistis menjalani proses studinya. Ia berharap ilmu yang diraih di Nalanda University dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kajian filsafat dan pemikiran Islam di Tanah Air.mut






