Kota Malang, Bhirawa-Belajar sains tidak melulu harus bertumpu pada teori dan lembaran buku pelajaran sekolah. Mengasah pengalaman lapangan secara nyata, sebanyak 121 siswa SMP Kristen Petra Kediri berkesempatan merasakan langsung atmosfer belajar di dunia perguruan tinggi lewat agenda Edu Trip ke Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB), belum lama ini.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa bersama jajaran guru diajak mendalami materi sekaligus mempraktikkan langsung bioteknologi kultur jaringan tumbuhan yang digelar di Hall Gedung FSTeM UB.
Sebelum masuk ke tahap teknis laboratorium, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan materi konsep dasar kultur jaringan dari akademisi Departemen Biologi UB, Ir. Retno Mastuti, M.Agr.Sc., D.Agr.Sc. Retno memaparkan prinsip perbanyakan tanaman secara in vitro, urgensi menjaga kondisi tetap steril, hingga tahapan penting keberhasilan kultur jaringan tumbuhan.
Selepas pemaparan teori, suasana aula bertransisi menjadi laboratorium interaktif. Didampingi para mahasiswa Departemen Biologi UB, para siswa dibagi ke dalam kelompok untuk menyiapkan bahan hingga melakukan inokulasi eksplan daun secara bertahap.
Praktik berlangsung interaktif dan penuh kehati-hatian. Para siswa tampak teliti saat menyalakan lampu spiritus guna memastikan seluruh tahapan inokulasi eksplan berjalan secara aseptik. Kehadiran para mahasiswa pendamping pun dimanfaatkan para pelajar untuk berdiskusi santai seputar dunia bioteknologi, kegiatan riset, hingga kehidupan perkuliahan.
Kepala SMP Kristen Petra Kediri, Christina Setiawati, S.Pd., mengungkapkan bahwa program Edu Trip ini dirancang guna memperluas wawasan keilmuan para murid, utamanya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
”Pengalaman belajar secara langsung memberikan kesempatan bagi siswa memahami hal-hal yang selama ini mungkin hanya dilihat di buku pelajaran kelas. Kunjungan kampus ini sekaligus memberi gambaran nyata mengenai suasana akademik perguruan tinggi sejak dini,” terang Christina.
Agenda edukatif ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen FSTeM UB dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 terkait Quality Education, yaitu memperluas akses pendidikan berkualitas serta menumbuhkan minat riset generasi muda sejak bangku sekolah menengah.mut










