FPK Jatim Minta Pelibatan Lebih dalam Program Pembangunan Pemprov

Surabaya, Bhirawa-Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jawa Timur minta pelibatan lebih dalam pembangunan Jawa Timur. Permintaan tersebut  muncul pada Rapat Pleno Pengurus di Aula Bakesbangpol Provinsi Jatim, Selasa 22/9.

​Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua FPK Jatim, R. H. Mohammad Ali Zaini, didampingi Sekretaris H. Muhammad Alyas, SH., MH, jajaran Dewan Penasehat, serta para Wakil Ketua di antaranya Ir. Muslim Hamzah dan Syuhada, SH.

​Dalam arahannya, R. H. Mohammad Ali Zaini menegaskan pentingnya sinergi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan FPK Jatim dalam pelaksanaan program pembangunan.

​”Saya memohon perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Ibu Gubernur, untuk terus melibatkan FPK Provinsi Jawa Timur,” ujar Ali Zaini.

​Ia membeberkan, urgensi pelibatan tersebut bukan semata karena peran FPK sebagai garda penjaga ideologi negara, kebhinekaan, dan kerukunan antarsuku. Lebih dari itu, FPK menyimpan modal sosial dan ekonomi kerakyatan yang sangat masif.

​”FPK itu wadah berkumpulnya suku-suku dari Sabang sampai Merauke. Potensi kami luar biasa. Untuk seni budaya saja jumlahnya ribuan. Belum lagi sektor ekonomi kreatif, banyak UMKM serta ragam kuliner khas dari berbagai suku yang dimiliki anggota FPK Jatim,” ungkapnya.

​Dengan kekayaan aset kultural dan ekonomi tersebut, Ali Zaini menilai FPK Jatim sangat relevan untuk digandeng dalam berbagai agenda strategis lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

​”Misalnya agenda Jatim Fair dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, program pameran dari Dinas Koperasi dan UKM, hingga kegiatan wawasan kebangsaan seperti Bela Negara yang pernah kita jalankan bersama. FPK Jatim siap bersinergi karena kami memiliki basis massa dan potensinya,” tegasnya.

​Melalui rapat pleno ini, FPK Jatim meneguhkan komitmen untuk memantapkan konsolidasi organisasi sekaligus memposisikan diri sebagai mitra strategis Pemprov Jatim, khususnya dalam agenda pembangunan berbasis kebudayaan, penguatan UMKM, dan ketahanan ideologi bangsa.

​Rapat pleno yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pengurus. mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *