Hadiri Konfercab di Ketapang, PW IPPNU Jatim Tekankan Gerakan Solid dari Akar Rumput

Sampang, Bhirawa — Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU ke-XVII dan IPPNU ke-XVI Kabupaten Sampang resmi digelar di Pondok Pesantren Bustanus Syubban Al-Mustofa, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Minggu (20/9). Forum permusyawaratan tertinggi pelajar NU tingkat cabang ini menjadi momentum krusial untuk evaluasi, konsolidasi, sekaligus penguatan arah gerakan kepengurusan ke depan.

​Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Jawa Timur, Aprilia Nur Azizah. Dalam arahannya, Aprilia menekankan pentingnya membangun kesinambungan gerakan kader mulai dari basis akar rumput hingga struktur wilayah di Jawa Timur.

​Menurut Aprilia, keselarasan frekuensi dalam membaca kebutuhan kader sangat penting agar program kerja yang dicanangkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka.

​“Harapannya, IPNU dan IPPNU Sampang dari tingkat akar rumput bisa satu visi dan misi dengan PW IPPNU Jawa Timur. Bisa satu frekuensi dalam membaca kebutuhan kader dan menentukan arah gerakan,” tutur Aprilia.

​Penguatan kaderisasi juga mendapat sorotan tajam dari jajaran Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang. Sekretaris PCNU Sampang, Rohman Rohim, S.Pd., menegaskan bahwa kaderisasi IPNU dan IPPNU harus bergerak masif, terukur, dan berjalan seiring dalam satu komando.

​“Jangan ditinggalkan Rekanita, harus bareng-bareng,” ujar Rohman.

​Rohman mengingatkan jajaran pengurus untuk memetakan kekuatan struktural secara nyata—mulai dari Pimpinan Komisariat (PK), Pimpinan Ranting (PR), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC)—serta memperkuat publikasi melalui media sosial.

​Terkait akses pendidikan, Rohman menegaskan komitmen PCNU untuk mengawal beasiswa pendidikan bagi para kader potensial yang memiliki keterbatasan agar tetap bisa melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Ia pun mengingatkan bahwa substansi Konfercab bukan sekadar suksesi kepemimpinan.

​“Konfercab ini bukan hanya pemilihan ketua, melainkan bagaimana program kerja dua tahun ke depan benar-benar bisa terealisasi,” tegasnya.

​Sebelumnya, Ketua PC IPPNU Sampang, Nurul Hidayati, menyampaikan laporan kinerja satu periode kepengurusan yang mencakup tata kelola administrasi organisasi dan ajang Duta Pelajar. Sementara Ketua PC IPNU Sampang, Rifkiyadi, memaparkan soliditas kader tingkat bawah sebagai pilar penopang masa depan organisasi menyongsong tema “Pelajar Meraih Cita, untuk Indonesia Digdaya.mut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *