Menyongsong Usia ke-20, Universitas Ma Chung Akselerasi Target Menjadi Trendsetter Pendidikan Tinggi

Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc.

Kota Malang, Bhirawa

Universitas Ma Chung bersiap melakukan lompatan besar menjelang usianya yang genap dua dekade. Dalam sambutan menyambut Dies Natalis ke-19, Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., menegaskan komitmen universitas untuk mempercepat transformasi institusi melalui penguatan kolaborasi multi-pihak dan peningkatan mutu akademik secara masif.

​Dengan mengusung tema “Fostering Transformative Convergence” (Mendorong Konvergensi Transformatif), Universitas Ma Chung menegaskan bahwa kemajuan besar di era modern tidak dapat diraih dengan berjalan sendiri.

​”Kemajuan tidak dapat dicapai sendirian, melainkan memerlukan kerja sama dan kolaborasi. Kami terus berevolusi, tidak hanya menerapkan model Triple Helix atau Quadruple Helix, tetapi kini bergerak menuju Penta Helix dengan merangkul media massa, hingga Hexa Helix yang melibatkan masyarakat terdampak dan lingkungan,” ujar Prof. Yufra Taneo dalam penyampaiannya.

Transisi Menjadi Living Trendsetter

​Memasuki fase perkembangan baru, manajemen Universitas Ma Chung yang digawangi oleh Prof. Yufra Taneo bersama jajaran Wakil Rektor I, II, dan III telah memetakan arah strategis yang jelas. Rektor menjelaskan bahwa jika pada fase pertama (usia 1–20 tahun) Ma Chung berfokus untuk menjadi teladan yang hidup (to be a living example), maka pada fase berikutnya fokus tersebut akan bergeser.

​”Pada fase kedua nanti, yaitu usia 21 tahun ke atas, target kami adalah menjadi living trendsetter. Ma Chung harus menjadi penentu tren yang berkontribusi nyata membentuk dunia di sekitarnya—baik di tingkat regional Malang, nasional, maupun global—melalui transformasi ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Tiga Pilar Strategis Rektorat

​Untuk mewujudkan visi besar tersebut, rektorat saat ini tengah fokus pada tiga pilar utama yang saling terintegrasi:

​Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat (Trust): Menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan karakter, serta melahirkan luaran nyata seperti karya ilmiah, hak paten, merek dagang, dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah.

​Mencapai Akreditasi Unggul: Membuktikan kualitas riil universitas. Dari awal berdiri dengan 5 program studi (prodi), kini di tahun 2026 Ma Chung telah memiliki 12 prodi (termasuk D3, S1, Profesi, dan S2 Magister Manajemen Inovasi). Hingga pertengahan 2026, 6 program studi telah berhasil meraih Akreditasi Unggul.

​Kemandirian Finansial (Financial Sustainability): Mengelola operasional dengan prinsip transparansi dan efisiensi tinggi, sehingga biaya kuliah tetap rasional dan berkualitas (berkisar Rp8 juta hingga Rp13 juta per tahun).

Siap Buka Program S3 Inovasi dan Hukum Bisnis

​Di tengah ketatnya persaingan perguruan tinggi, termasuk perluasan jalur mandiri oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Universitas Ma Chung tetap optimistis dengan mengandalkan integritas mutu.

​Sebagai langkah konkret menyongsong usia ke-20, Prof. Yufra Taneo membocorkan rencana strategis universitas untuk memperluas kontribusi akademiknya. Saat ini, Universitas Ma Chung tengah mempersiapkan pembukaan program Doktor (S3) di bidang Inovasi serta program studi baru Hukum Bisnis.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *