Kota Malang, Bhirawa – Pemerintah Kota Malang mengingatkan warganya untuk segera mendaftarkan diri untuk uji coba Perlinsos siklus 1.
Menurut Pemkot Malang, pendaftaran uji coba Perlinsos siklus 1 tinggal 13 hari lagi.
Pendaftaran Perlinsos dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan menemui agen Perlinsos terdekat.
Baca Juga: Pemkot Malang Resmi Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
Uji Coba Perlinsos Digital Siklus 1 di 43 Kabupaten/Kota
Kota Malang termasuk wilayah administratif yang menyediakan pendaftaran Perlinsos Digital hingga 31 Agustus 2026.
Perlinsos bahkan sudah mempunyai lebih dari 100 ribu agen di seluruh Indonesia.
Mereka yang akan membantu pendaftaran Perlinsos jika masyarakat kesulitan melakukannya secara mandiri.
“Aktifkan IKD dan segera melakukan pendaftaran secara mandiri atau menemui agen Perlinsos terdekat,” ujar Pemkot Malang, Selasa (18/8).
Pendaftaran Perlinsos melalui situs resmi perlinsos.kemensos.go.id.
“Pastikan warga hanya mengakses alamat resmi yang berakhiran ‘.go.id’, ya” imbau Pemkot Malang.
Apa itu Perlinsos dan Siapa Sasarannya?
Menurut Kementerian Sosial RI, Perlinsos merupakan kependekan dari program pemerintah yang bernama Perlindungan Sosial.
Perlindungan Sosial adalah program pemerintah untuk melindungi masyarakat dari risiko ekonomi dan sosial seperti kemiskinan, kehilangan pekerjaan, atau kerentanan.
Saat ini pemerintah mengembangkan Perlinsos Digital, sebuah portal terintegrasi untuk mendaftar, mengecek kelayakan, dan transparan dalam penyaluran bantuan sosial.
Contoh penyaluran bantuan sosial dari pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Tiga sasaran Perlinsos menurut rilis Pemkot Malang adalah penerima bansos dan BPNT, keluarga rentan dan berpenghasilan rendah, masyarakat yang terdampak kondisi tertentu.
Jumlah Pendaftar Sementara
Hingga saat ini, belum ada rilis secara resmi berapa jumlah pendaftar dari waktu ke waktu (real time) di Kota Malang, Jawa Timur, maupun nasional.
Namun, untuk sementara terdapat sekitar 3 juta kartu keluarga yang telah mendaftar Perlinsos Digital.
Pada Juli lalu, menurut Pemkab Malang, lebih dari 1 juta KK telah mendaftar dan Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak secara persentase (>50%).
Jumlah pastinya akan terpublikasi jika pendaftaran sudah berakhir pada akhir Agustus mendatang.
Menarik dinantikan pula apakah Jawa Timur tetap menjadi provinsi dengan pendaftar Perlinsos Digital terbanyak siklus 1.(DS)









