Malang, Bhirawa– Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus membuktikan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan berstandar global dan mencetak lulusan yang siap bersaing di kancah internasional.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui pertemuan strategis dengan Public Affairs Officer Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) Surabaya, Courtney J. Woods, di Rektorat UMM pada Senin (10/8). Kunjungan resmi ini difokuskan untuk mengekspansi program pendidikan berkelanjutan serta memperkuat kemitraan pada ranah pengembangan riset dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.
Dalam kunjungan perdananya ke Malang tersebut, pria yang akrab disapa CJ mengaku sangat terkesan dengan ekosistem pendidikan UMM. Menurutnya, kualitas sebuah kampus tidak hanya diukur dari kemegahan fasilitas akademik, melainkan dari besarnya investasi yang diberikan kepada mahasiswa, tenaga pengajar, serta unit-unit yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar. Hubungan yang terjalin erat antara kampus dan masyarakat inilah yang dinilainya menjadi modal utama dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Amerika Serikat.
“Universitas ini tidak hanya memiliki kampus dengan penampilan yang baik, tetapi juga menunjukkan investasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mahasiswa, dan staf pengajar,” tegasnya.
Baca Juga:Seluruh Kantin UMM Resmi Terjamin Halal dan Higienis
Sejalan dengan apresiasi dari pihak Konjen AS, Direktur American Corner UMM, Ria Arista Asih, Ph.D., menjelaskan bahwa hubungan baik antara UMM dengan Amerika Serikat telah berkembang pesat sejak hadirnya American Corner pada tahun 2004. Dari program awal yang mencakup kebudayaan, kepemudaan, dan literasi digital, kerja sama ini kini didorong ke level kelembagaan yang lebih akademis. Fokus utama ke depan meliputi kolaborasi riset strategis serta pelibatan akademisi AS sebagai adjunct lecturer, adjunct professor, maupun guest lecturer.
“Ke depannya pastinya akan lebih banyak academic exchange. Jadi mungkin lebih banyak mahasiswa dari Amerika Serikat yang ke sini atau anak UMM yang ke Amerika, begitupun dengan dosen-dosen dan karyawannya. Apalagi American Corner di UMM menjadi salah satu dari dua American Corner di Jawa Timur,” urainya.
Sebagai penegasan visi kampus, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menilai jejaring alumni UMM yang pernah menempuh program di AS merupakan jembatan emas untuk memperluas ekspansi kerja sama. Koneksi yang dimiliki para alumni diyakini mampu membuka komunikasi intensif dengan mitra perguruan tinggi internasional. Pihaknya berencana memfasilitasi jejaring tersebut dengan Konjen AS agar tercipta peluang kolaborasi akademik yang jauh lebih spesifik dan tepat sasaran.mut






