Kota Malang, Bhirawa-Universitas Brawijaya (UB) memberikan perhatian penuh terhadap para mahasiswanya yang menjadi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mengirimkan tim relawan langsung ke lokasi bencana, pihak rektorat juga menyiapkan skenario bantuan khusus untuk meredakan beban para mahasiswa terdampak.
Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Med. Sc., usai membuka Orientasi Pandidikan Mahasiswa Pascasarjana UB, di Gedung Samantha Krida, Sabtu (22/8) menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah bencana alam yang melanda wilayah NTT. Pihaknya bergerak cepat untuk memastikan kondisi mahasiswa UB yang berasal dari daerah terdampak tetap bisa melanjutkan studinya.
Baca Juga ;UB Kirim Armada Medis dan Logistik untuk Korban Bencana di NTT
”Kami turut berduka atas bencana yang terjadi di NTT. Sejak kemarin kami sudah menerjunkan tim relawan ke sana, sekaligus memulai pendataan bagi mahasiswa UB asal NTT yang terdampak langsung,” ujar Prof. Widodo.
Berdasarkan data awal yang masuk ke pihak rektorat, tercatat ada sekitar 40-an mahasiswa UB asal NTT yang teridentifikasi mengalami dampak dari musibah tersebut.
Menurut Rektor, UB menyiapkan skema bantuan bagi puluhan mahasiswa tersebut. Pola penanganan dan bantuan yang diberikan akan merujuk pada skenario bantuan yang pernah diterapkan kampus pada korban bencana di daerah lain sebelumnya.
”Skenarionya akan kita bantu, sama seperti penanganan bantuan waktu bencana di Sumatra kemarin. Kita pastikan pendataan berjalan akurat agar bantuan tepat sasaran,” tambahnya.
Langkah tanggap cepat ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Brawijaya dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepedulian sosial bagi seluruh civitas akademika, terutama bagi mahasiswa yang sedang tertimpa musibah.mut











